Afirmasi (Inggris : Affirmation)
atau dalam bahasa Indonesia diartikan dengan penegasan. Afirmasi mirip
seperti doa, harapan atau cita-cita, hanya saja afirmasi lebih
terstruktur dibandingkan dengan doa dan lebih spesifik.
Cita-cita atau sasaran membantu pembentukan gambaran di dalam daya pikir
Anda. Mengucapkan afirmasi adalah membuat sesuatu dengan tegas dan
kokoh. Sederhananya, dasar semua afirmasi adalah pemikiran positif.
Afirmasi atau penegasan adalah pernyataan penerimaan yang digunakan diri
sendiri dengan kebebasan yang berlimpah, kemakmuran*dan kedamaian.
Afirmasi bisa juga merupakan kalimat-kalimat positif atau sekelompok
kalimat yang dirangkai menjadi satu. Afirmasi harus diselaraskan dengan
hukum alam. Karenanya, ini merupakan kebenaran dan harus selalu
demikian. Setiap afirmasi dinyatakan dengan keyakinan dan kepercayaan
bahwa yang ditegaskan itu akan terwujud. Kalau Anda melakukan afirmasi,
Anda mengalihkan sebagian dari daya kehidupan Anda kepada afirmasi itu.
Afirmasi yang digunakan dengan benar adalah alat psikologis yang sangat
kuat untuk bertumbuh. Beberapa orang menjuluki afirmasi dengan “proses
pemetaan harta terpendam” atau “membuat daftar keinginan”. Tetapi di
sini kita cenderung lebih menganggap afirmasi sebagai proses pemetaan
harta terpendam. . Tongkat wasiat
Afirmasi juga dihubungkan dengan tongkat wasiat atau alat pemicu. Alat
ini dapat membantu Anda menyadari mimpi Anda yang paling Anda
idam-idamkan dan paling mendalam. Dia membiarkan Anda mengontrol diri
Anda sendiri. Anda adalah kapten dari kapal Anda, sutradara atau aktor
dari film Anda sendiri dan satu-satunya pembuat keputusan di jagad raya
Anda. Kalau Anda melakukan afirmasi dengan komitmen, keyakinan,
pengharapan dan antusiasme, dia akan mendesakkan pengaruh yang sangat
kuat pada sistem keyakinan, emosi, kesehatan dan kehidupan Anda. Alam
raya adalah mesin afirmasi raksasa. Prosedur dalam melakukan afirmasi
bukanlah keparanormalan atau bentuk lain cuci otak. Ini benar-benar
nyata dan merupakan sebuah proses yang alami. Anda hanya perlu bekerja
sama dengan hukum alam raya ini. Pikiran positif dan melakukan program
afirmasi dengan benar sama seperti memurnikan akal budi atau
membersihkan otak Anda dengan shampoo.
Afirmasi bukanlah sesuatu yang magis.
Anda dapat membuat keajaiban Anda sendiri dengan menggunakan kekuatan
batin Anda yang mengagumkan. Afirmasi merupakan sesuatu yang sangat
penting, bagaimanapun jangan menggunakannya untuk menggantikan
penyembuhan orang per orang, penyembuhan kelompok ataupun
program-program lainnya. Afirmasi harus digunakan bersamaan dengan itu
semua. . Afirmasi Pokok
Ini merupakan perintah Anda kepada alam raya, atau benih yang Anda
tanamkan di tanah yang kaya dan sangat subur dari akal budi bawah sadar
Anda. Khususkan dan katakan dengan tepat dan jernih apa yang Anda
inginkan. Afirmasi pokok Anda harus tegas, dan khusus. Ingat bahwa Anda
akan memperoleh tepat seperti yang Anda minta atau Anda afirmasikan.
Bila permintaan Anda samar dan tidak pasti, jawabannya akan samar dan
tidak pasti juga. Afirmasi yang samar-samar jarang terwujud.
Kembangkanlah pemahaman dan ciptakanlah keinginan yang kuat. Rasakan
kuatnya kerinduan. Keinginan Anda yang membara dan kerinduan yang
mendalam bertindak sebagai landasan pacu yang akan membantu Anda dalam
menciptakan perwujudan afirmasi Anda yang lengkap. Di bawah ini adalah
salah satu contohnya :
“Aku, (sebutkan nama Anda) berhak dan sekarang memiliki dan menikmati kesehatan, kekayaan dan kebahagiaan.Aku merasakan hangatnya hujan tantangan dan sinar matahari kecerdasan ilahi.
Aku rasakan kehidupanku terbebas, seperti yang seharusnya. Aku diberkati, gembira, penuh kedamaian dan bahagia.
Aku menikmati tugas untuk menyebarkan kebahagiaan kepada semua yang aku jumpai.
Ini memberiku kesenangan, aku membantu orang lain dalam jalan kehidupannya.
Aku penting…., Aku berguna…., Aku berarti!
Setiap hari aku berterima kasih atas semua berkat yang kuterima.
Aku bahagia atas kebaikan yang telah kuterima.
Terima kasih, terima kasih, terima kasih!”
Bentuk Afirmasi Singkat
Bentuk afirmasi yang singkat biasanya terdiri dari lima atau enam kata
kunci yang diambil dari afirmasi pokok. Tuliskanlah kata-kata ini tiga
kali di tiga lembar kertas yang terpisah. . Berbagai jenis Afirmasi Lisan
Perkataan adalah pikiran yang diekspresikan. Mereka membawa serta pesan
dan energi afirmasi Anda. Beberapa perkataan netral sifatnya tetapi
kebanyakan kata-kata kalau tidak positif, pasti negatif yang dikuatkan
oleh emosi kekhawatiran ataupun cinta. Dalam afirmasi jenis ini Anda
mengucapkan kata-katanya, dengan kata lain katakanlah dengan bersuara.
Afirmasi lisan mewujudkan apa yang ditegaskan dengan pernyataan. Setiap perkataan dipenuhi dengan
emosi keyakinan positif dan harapan yang dikemukakan sesuai dengan
jenisnya, dalam tubuh, pikiran dan roh. Baik diteriakkan maupun dengan
dibisikkan, perkataan Anda tetap punya kekuatan. . Dalam Hati
Anda dapat memanfaatkan proses pemikiran dengan afirmasi dalam hati
sampai menjadi kenyataan. Anda memikirkan apa yang Anda inginkan agar
terjadi dalam kehidupan Anda. Anda memusatkan perhatian dan
berkonsentrasi penuh pada hal yang Anda inginkan dan memikirkannya dalam
kenyataan seolah telah terwujud! Semua yang ada diawali dengan pikiran
dalam akal budi seseorang. . Perasaan (Keyakinan)
Keyakinan adalah tindakan akal budi yang berkaitan dengan sebuah
gagasan, keinginan atau afirmasi yang diterima sebagai kebenaran dan
bekerja berdasarkan keinginan atau afirmasi itu sendiri. Bila dalam
kehidupan ini ada keyakinan, dan ketetapan hati, berarti Anda hidup
dalam tingkat mental dan emosional, yang akan menjadi milik Anda bila
keinginan Anda telah terpenuhi, walaupun bila tanggapan perasaan
memberikan petunjuk kearah sebaliknya. Sangatlah penting untuk
menambahkan unsur keyakinan ke dalam setiap afirmasi Anda. Rasakan dan
terimalah afirmasi ini sebagai kenyataan yang telah terkabul di dalam
setiap keberadaan Anda. . Tindakan
Bertindaklah dan tuliskan afirmasi Anda pada selembar kertas, dengan
menggunakan indera jasmaniah. Ini akan membawa mereka ke alam kesempatan
dan letakkanlah di alam kenyataan, berikan wujud dan bentuk. Tiupkan
napas dan kehidupan kedalam afirmasi Anda dengan melakukan tindakan lain
yang diperlukan. . Tuliskan Afirmasi Anda
Ketika Anda menuliskan afirmasi Anda, berarti Anda berbicara kepada diri
Anda sendiri atau berpikir pada kertas. Proses afirmasi terbentuk oleh
afirmasi tertulis. Ketika Anda menulis Anda meninggalkan sebuah kesan,
sebuah bentuk, atau sebuah gambaran pada kertas, kanvas atau yang lain.
Di saat Anda menuliskan afirmasi Anda, maka afirmasi itu sedang dalam
perjalanan menuju kenyataan. Kata-kata tertulis merupakan satu langkah
lebih dekat menuju perwujudan afirmasi Anda. . Terwujud dengan segera
Pada suatu saat afirmasi Anda akan segera terwujud dan di saat yang lain
hasilnya begitu lama. Bila pikiran, keinginan atau afirmasi Anda muncul
dengan segera, bila tidak ada pikiran yang bertentangan hadir untuk
meniadakan kekuatan ini, daya pikir akan melemparkan kekuatan yang
sangat besar kebalik sebuah keinginan atau afirmasi. Akal budi yang
tidak terbagi pada pikiran dan afirmasi atau keinginan tertentu, akan
segera terwujud seakan-akan oleh sebuah kekuatan sihir. Hasil dari
afirmasi Anda muncul di saat akal budi Anda menerima dan percaya
sepenuhnya bahwa afirmasi itu benar.
Temukanlah cara untuk mengoptimalkan
pompa akal budi Anda, mempercayai dan menerima bahwa afirmasi itu benar
dan selalu akan demikian. Anda mungkin juga perlu meyakinkan setiap
bagian akal budi Anda bahwa afirmasi Anda benar, dan selalu akan
demikian. Masuklah ke dalam perasaan dan emosi Anda yang terdalam dan
tanyakan kapan waktu yang tepat untuk bertindak dan tindakan macam apa
yang dibutuhkan.
Tanya:
Saya ingin bertanya tentang kewajiban seorang calon orang tua yang Insya Allah akan mendapatkan seorang
anak.
1. Sewaktu istri akan melahirkan, apa yang sebaiknya dilakukan oleh calon
bapaknya?
2. Setelah anak lahir di dunia (dan Insya Allah istri & anaknya dalam keadaan selamat juga sehat
wal'afiat), apa saja yang disunnahkan oleh Rasullulah?
Gaffar
Jawab:
Dalam menghadapi perubahan-perubahan kehidupan dunia yang demikian
pesat, tidak hanya kita yang perlu mempersiapkan bekal mental-spiritual,
agar tidak tergelincir dalam dosa dan kebutaan
hati, lebih-lebih lagi adalah generasi yang lebih muda, yang akan
menghadapi perubahan-perubahan yang lebih cepat
lagi. Pendidikan, pengajaran dan praktek agama yang mengisi rohani dapat
kita rasakan
pentingnya. Untuk itu ajaran-ajaran Islam telah mempersiapkan berbagai
perangkat, di antaranya adalah pendidikan dan praktek agama sejak bayi
dilahirkan.
1. Seorang calon ayah atau ibu amat was-was menunggu kelahiran bayinya. Pada
sat-saat seperti itu mereka berdoa sebagaimana Nabi Zakaria (Ali Imran 38)
"Tuhanku, karuniakanlah kepadaku dari sisi-Mu keturunan yang baik. Sungguh Engkau Maha Mendengar
permohonan."
2. Dan saat tiba waktunya sang bayi lahir, terurailah senyum tawa, menyaksikan sang bayi yang
lucu, yang baru lahir dan ibu bayi yang selamat. Tak lupa diucapkan "alhamdulillah" sebagai rasa syukur ke hadirat Allah.
3. Sejak saat itu pendidikan dan praktek agama bagi sang bayi dimulai.
Dengan penuh sigap sang ayah mengumandangkan azan di telinga kanan dan
iqamah
(qamat) di telinga kiri. Agar kalimat-kalimat tauhidlah yang
pertama-tama ia
dengar, sehingga pada akhir hayatnya kalimat kalimat itu pulalah yang
akan ia dengar dan ia
ucapkan.
4. Pada hari ketujuh sebagai ungkapan rasa syukur dan sebagai bekal bagi sang bayi dilaksanakan upacara
"aqiqah". Ia merupakan kesaksian dari anggota masyarakat atas kehadirannya dan penerimaan
mereka. Ia merupakan isyarat dan harapan bahwa sang bayi nantinya siap untuk berkorban dan memberi manfaat bagi
masyarakatnya.
Upacara "aqiqah" sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah saw adalah:
"Kul-lu ghulأ¢min rahأ®natum bi 'aqأ®qatih, tudzbahu 'anhu yauma sأ¢-bi-'ih, wa yusam-mأ¢
fأ®h, wa yuhlaqu ra’sah." (H.R.Lima)
Artinya:
"Setiap anak tergadai pada aqiqahnya, dilakukan dengan menyembelih (ternak) pada hari ke
tujuh, diberikan namanya dan dipotong rambutnya."
Kata "aqiqah" berarti memotong, karena pada saat itu dipotong ternak untuk jamuan dan dipotong rambut sang
bayi. Hukum melaksanakan "aqiqah" adalah sunnah muakkadah, atau sunnah yang
kuat. Kata tergadai dalam hadits tadi diartikan oleh Imam Ahmad bin Hambal
sebagai, "orangtua tidak mendapatkan syafaat dari anaknya sampai dilaksanakan
"aqiqah" untuknya". Sehingga upacara "aqiqah" menurut para ulama dapat dilaksanakan sampai anak menjadi besar atau
baligh.
Jumlah ternak yang dipotong, dua ekor kambing untuk anak laki-laki dan seekor untuk anak
perempuan. Kambing yang sudah berumur setahun, yang sehat, yang tidak cacat, dengan harapan agar sang anak sehat dan tidak
cacat, dan diniatkan dipotong untuk kurban sang bayi. Daging kambing disunnahkan untuk dimasak dengan dicampur bumbu yang
manis, dengan harapan sang anak tumbuh dengan akhlaq yang elok. Lalu dihidangkan kepada para
undangan. Hanya bagian kakinya, disunnahkan untuk diberikan pada sang bidan yang ikut melahirkan sang
anak.
Rambut sang bayi dipotong gundul dan disunnahkan untuk memberikan
sedekah seberat timbangan rambut tadi dengan emas atau
perak. Sang bayi juga diberi makanan yang manis, kurma yang dihaluskan,
dengan harapan akan menjadi anak yang manis dan generasi penerus yang
melaksanakan
kebajikan.
5. Sang bayi juga diberi nama yang baik. Dalam sebuah hadits disebutkan:
"Min haq-qil waladi 'alal wأ¢lid, ay-yuhsina adabahu wa yuhsinasmah"
"Merupakan sebagian dari hak seorang anak atas orangtuanya adalah mendidiknya dengan baik dan memberikan nama yang
baik."
Perlu kami garis bawahi di sini tentang pemberian nama. Nama yang terbaik bagi seorang bayi laki-laki adalah Abdullah dan
Abdurrahman. Setelah itu nama para rasul, nabi, malaikat, orang-orang yang salih dan yang memiliki arti yang
baik. Semua itu dengan harapan bahwa sang bayi nantinya akan tumbuh dengan menjadikan namanya sebagai
referensi. Kalau namanya Abdullah, maka ketika ia hendak berbuat tak baik, dan tak sengaja
dipanggil, ia akan teringat peraturan-peraturan Allah, dan tak jadi berbuat
aniaya. Dan begitulah seterusnya.
Pada masa ini, banyak orangtua yang melupakan kewajiban ini, yang merupakan hak dari sang
anak. Diambilnya nama dengan tidak memakai referensi "shalih". Bahkan sebagian memberi nama anaknya mengikuti kemarahan
hatinya. Maka tidaklah juga dapat disalahkan sang anak ketika besar bukan referensi
"shalih" yang digunakan. Karena sang anak tidak mendapatkan haknya, maka lupalah ia akan
kewajibannya. Pada akhirnya orangtualah yang kewalahan.
Dijawab oleh: Ustadz Muhammad Taufiq Prabowo
Dewan Asaatidz Pesantren Virtual
MEMBERI NAFKAH KEPADA ORANG YANG SEPENUHNYA MENUNTUT ILMU SYARI'AT (AGAMA)
Termasuk
kunci-kunci rizki adalah memberi nafkah ke-pada orang yang sepenuhnya
menuntut ilmu syari'at (agama). Dalil yang menunjukkan hal ini adalah
hadits riwayat At-Tirmidzi dan Al-Hakim dari Anas bin Malik bahwasanya
ia berkata: "Dahulu ada dua orang saudara pada masa Rasulullah .
Salah seorang daripadanya mendatangi Nabi dan (saudaranya) yang lain
bekerja. Lalu saudaranya yang bekerja itu mengadu kepada Nabi maka
beliau bersabda: Mudah-mudahan engkau diberi rizki dengan sebab dia." Dalam
hadits yang mulia ini, Nabi yang mulia menje-laskan kepada orang yang
mengadu kepadanya karena kesi-bukan saudaranya dalam menuntut ilmu
agama, sehingga membiarkannya sendirian mencari penghidupan (bekerja),
bahwa ia tidak semestinya mengungkit-ungkit nafkahnya ke-pada
saudaranya, dengan anggapan bahwa rizki itu datang karena dia bekerja.
Padahal ia tidak tahu bahwasanya Allah membukakan pintu rizki untuknya
karena sebab nafkah yang ia berikan kepada suadaranya yang menuntut ilmu
agama secara sepenuhnya. Al-Mulla Ali Al-Qari menjelaskan sabda Nabi : "Mudah-mudahan
engkau diberi rizki dengan sebab dia," yang menggunakan shighat majhul
(ungkapan kata kerja pasif) itu berkata, 'Yakni, aku berharap atau aku
ta-kutkan bahwa engkau sebenarnya diberi rizki karena berkah-nya. Dan
bukan berarti di diberi rizki karena pekerjaanmu. Oleh sebab itu jangan
engkau mengungkit-ungkit pekerjaan-mu kepadanya." Al-Alamah
Ath-Thaibi berkata: "Makna 'áóÚóáøó' (mudah-mudahan) dalam sabda beliau
'áóÚóáøóßó' (mudah-mudahan engkau), bisa kembali kepada Rasulullah ,
sehingga ber-fungsi untuk memberikan kepastian (bahwa dia mendapat-kan
rizki karena berkah saudaranya) dan menegur (bahwa dia mendapatkan rizki
bukan karena pekerjaannya). Hal ini sebagaimana disebutkan dalam
hadits: "Bukanlah kalian diberi rizki karena sebab orang-orang lemah
di antara kalian?" Tetapi bisa pula kembali kepada orang yang diajaknya
bicara untuk mengajakanya berfikir dan merenungkan, sehingga ia menjadi
sadar." Demikianlah, dan sebagian ulama telah menyebutkan bahwa
orang-orang yang mempelajari ilmu agama secara sepenuhnya adalah
termasuk kelompok orang yang dising-gung dalam firman Allah: "(Berinfaklah)
kepada orang-orang fakir yang terikat (oleh jihad) di jalan Allah,
mereka tidak dapat (beru-saha) di muka bumi, orang yang tidak tahu
menyangka mereka orang kaya karena memelihara diri dari me-minta-minta.
Kamu kenal mereka dengan melihat sifat-sifatnya, mereka tidak meminta
kepada orang secara mendesak. Dan apa saja harta yang baik yang kamu
nafkahkan (di jalan Allah), maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui."
(Al-Baqarah: 273). Imam Al-Ghazali berkata: "Ia harus mencari orang
yang tepat untuk mendapatkan sedekahnya. Misalnya para ahli ilmu. Sebab
hal itu merupakan bantuan baginya untuk (mempelajari) ilmunya. Ilmu
adalah jenis ibadah yang paling mulia, jika niatnya benar. Ibnu
Al-Mubarak senantiasa mengkhususkan kebaikan (pemberiannya) bagi para
ahli ilmu. Ketika dikatakan kepada beliau, "Mengapa tidak eng-kau
berikan pada orang secara umum?" Beliau menjawab, "Sesungguhnya aku
tidak mengetahui suatu kedudukan setelah kenabian yang lebih utama
daripada kedudukan para ulama. Jika hati para ulama itu sibuk mencari
kebutuhan (hidupnya), niscaya ia tidak bisa memberi perhatian
sepe-nuhnya kepada ilmu, serta tidak akan bisa belajar (dengan baik).
Karena itu, membuat mereka bisa mempelajari ilmu secara sepenuhnya
adalah lebih utama."
Avril Ramona Lavigne Whibley (pelafalan Perancis (bantuan·info)(lahir di Kanada, 27 September1984; umur 27 tahun), atau lebih dikenal dengan nama Avril Lavigne, adalah seorang penyanyi pop-punk, musisi, dan aktris asal Kanada.
Pada tahun 2006, Majalah Bisnis Kanada memposisikannya dalam posisi
ke-7 wanita Kanada paling mengagumkan di Hollywood, dan pada tahun 2007
dia memenangkan 9 nominasi Jabra Music Contest untuk kategori Best Band
In The World, berdasarkan pilihan penggemar diseluruh dunia.
Hingga kini, Lavigne telah merilis 3 buah album studio, yaitu Let Go (2002) yang terjual lebih dari 19 juta diseluruh dunia dengan 9 juta di US, Under My Skin (2004) yang terjual lebih dari 12 juta diseluruh dunia dan 4 juta di US, dan The Best Damn Thing
(2007) yang terjual lebih dari 9 juta dan 2,5 juta di US. Lavigne juga
telah memproduksi delapan singel internasional, diantaranya adalah "Complicated", "Sk8er Boi", "I'm with You", "Don't Tell Me", "My Happy Ending", "Girlfriend", "When You're Gone" dan "What The Hell". Lavigne pun mengisi soundtrack untuk film Alice in Wonderland dengan lagu yang berjudul "Alice". Ia telah menjual rekaman album dan singelnya sebanyak kurang lebih 45 juta diseluruh dunia.
Profil
Avril Lavigne dilahirkan disebuah kota kecil, Napanee, Ontario.
Kemampuan Avril dalam bernyanyi telah diketahui sejak ia berumur 2
tahun, ketika ibunya mengatakan bahwa Avril telah mulai ikut menyanyi
lagu-lagu rohani di gereja. Keluarga Avril pindah ke Napanee saat dia
berumur 5 tahun. Pada tahun 1998, Avril memenangkan kompetisi bernyanyi
dalam tour resmi penyanyi Kanada, Shania Twain. Avril menyanyikan lagu Shania yang berjudul What Made You Say That.
Saat usia Avril menjelang 16 tahun, dia didaftarkan oleh Ken
Krongard, seorang artis dan jurnalis, wakil dari perusahaan rekaman
Arista. Ken mengundang Antonio "L.A." Reid untuk mendengarkan nyanyian
Avril disebuah studio rekaman milik Peter Zizzo di New York. Selanjutnya
Avril melengkapi kontrak album perdananya, Let Go.
Keluarga
John Lavigne (ayah)
Judy Lavigne (ibu)
Matt Lavigne (kakak laki-laki)
Michelle Lavigne (adik perempuan)
Karier Musik
Album pertama Avril, Let Go, dirilis pada tanggal 4 Juni2002 di Amerika Serikat, menduduki posisi 2 disana, dan menduduki posisi 1 di Australia, Kanada, Inggris, dan beberapa negara lainnya, dengan hits singel lagu "Complicated", "Sk8er Boi", "I'm with You", dan "Losing Grip". Album ini sangat sukses dan terjual lebih dari 17 juta diseluruh dunia, 7 juta nya terjual di US.
Ditahun 2004, tepatnya tanggal 25 Mei2004, Lavigne merilis album kedua yang bertitel Under My Skin dengan hits singel lagu "Don't Tell Me", "My Happy Ending", "Nobody's Home, "He Wasn't", dan "Fall to Pieces". Album ini mengikuti jejak sukses dari Let Go, terjual 12 juta diseluruh dunia dan 4 juta terjual di US.
Album ketiga Avril, The Best Damn Thing dirilis pada tanggal 17 April2007.
Album ini cukup mengejutkan, karena Avril mengubah gaya bernyanyinya
yang sebelumnya sangat kental dengan rock dan warna-warna gelap, menjadi
lebih ceria dan berwarna pink. Album ini mempunyai hits singel lagu "Girlfriend", "When You're Gone", "Hot", dan "The Best Damn Thing".
Avril pun pernah beberapa kali mengisi soundtrack film, diantaranya adalah film Eragon dengan singel "Keep Holding On" dan yang terbaru, film Alice in Wonderland dengan singel berjudul "Alice".
Karier Film
Avril tampil dalam film awalnya dalam film Over the Hedge
sebagai pengisi suara, dimana film ini berdasarkan komik yang berjudul
sama. Dia bekerja sama dengan William Shatner, Bruce Willis, Garry
Shandling, Wnda Sykes, Nick Nolte dan Steve Carrel. Dia juga beraksi
dalam film karya Richard Gere berjudul The Flock, sebagai kekasih dari seorang pelaku kejahatan, dan proyek ketiganya adalah Fast Food Nation,
berdasarkan buku favoritnya.nAvril membuat sebuah batu bertulisan dalam
film Going The Distance dan juga sempat tampil dalam sebuah episode
film Sabrina, The Teenage Witch, menampilkan lagu "Sk8er Boi" dengan
band-nya.
Pandangan Publik
Dalam halaman remi MySpace Avril, dia menjelaskan bahwa aliran
musiknya adalah Pop/Punk/Rock, tetapi All Music Guide dan para pengamat
musik lainya menjelakan bahwa aliran musik Avril adalah Punk, Punk-pop,
Pop/Rock, Alternative Rock, Alterrnative Pop-rock, Modern Rock dan
Post-Grunge. Avril mengatakan bahwa "I'm not punk". Avril juga
menjelaskan kepada MTV Essential "I'm a rocker chic and not completely
pop". Walaupun dia mengutip bahwa aliran musiknya adalah punk dan
menggambarkan sebagai hasil pengaruh, aliran musiknya telah diberi nama
umum dengan punk tahun 1970an.
Avril berbicara tentang penampilan barunya dalam sebuah wawancara
pada bulan September 2006, dia menjelaskan "When I was in high school I
was a little shit, hanging out with the guys, gettting drunk, getting in
fights, playing hockey. My band were all guys, so I was only around
guys, but when I got older I started being more of a chick. I broke out
on the scence lookina like the 17-year-old that I was. And from then to
now I look really different - but that's called growing up".
Kehidupan Pribadi
Dalam majalah Seventeen edisi Januari 2003, Avril mengakui "I was
always snagging a bit of Matt's cheeseburger everynow and again". Juga
mengatakan dalam wawancara setelahnya, dia mengatakan tidak memakan
daging, tetapi tidak mengatakan bahwa dia vegetarian, suatu waktu
seseorang bisa seja menemuinya sedang memakan daging.
Sebagai seorang remaja dia biasanya bermain di Restoran La Pizzera di
Napanee, Ontario. Dalam Unser My Skin Bonez Tour Documentary, dia
mengatakan bahwa pizza dengan olive topping adalah makanan kesukaannya,
walaupun dia tidak biasa memakannya berlebihan, karena pizza dapat
merusak suaranya. Sejak dia terkenal dan populer di dunia musik,
restoran tersebut menyediakan pizza dengan nama Avril yang merupakan
jenis pizza kesukaan Avril, dan disana ada buku tamu untuk penggemar
yang akan dipilih oleh Avril ketika dia mengunjungi kerabat dan
sahabatnya di kota dimana dia dibesarkan, Napanee.
Avril mempunyai tato bintang di pergelangan tangan kirinya yang
merupakan salah satu gaya yang digunakan untuk album pertamanya. Tato
tersebut dibuat bersamaan dengan tato milik Ben Moddy, teman Avril yang
merupakan mantan personel band Evanescence. Akhir tahun 2004, Avril
mempunyai tato berbetuk hati berukuran kecil dengan aksen bertulisan
hurup 'D' di pergelangan tangan kanannya, dan merupakan bukti
persembahan untuk kekasihnya Derick Whibley. Avril dan suaminya telah
membeli sebuah rumah seharga 9.5 juta dollar Amerika di Bel-Air, yang
mana rumah ini rumah peninggalan pasangan terkenal sebelumnya, Travis
Barker dan Shanna Moakle. Rumah tersebut memiliki 8 kamar tidur, 10
kamar mandi, sebuah ruangan kerja, elevator, dapur kelas tinggi, dan
garasi untuk 10 mobil.
Avril pernah digosipkan memiliki hubungan istimewa dengan mantan
gitarisnya Jesse Colburn, tetapi menolak rumor tersebut, dan menjelaskan
bahwa dia tidak memiliki hubungan apapun selain 'teman' dengannya
maupun dengan anggota band lainnya sepeti Evan Taubenfeld atau siapapun.
Walaupun begitu, Evan Taubenfeld masih menganggap bahwa Avril adalah
sahabat terbaiknya disepanjang waktu dan seluas dunia, seperti yang dia
katakan dalam halaman web resmi band "Q&A", band terakhirnya. Dalam
majalah J-14, Avril bercerita tentang ciuman pertamanya terjadi saat dia
berumur 14 tahun.
Tahun 2004, muncul sebuah berita bahwa Avril dan Hillary Duff
bertengkar hebat. "I read that I was supossedly mad at my fans for
dresssing like me" kata Avril dalam koran mingguan Quoted. "They quoted
Hillary Duff saying 'Avril need to appreciate her fans and blah, blah,
blah.' I'm like, excuse me? First off, it's not even true. I never said
that, and second, who the hell cares what she has to say about my fans?
Whatever, Hillary Duff such a goody-goody, such a mommy's girl".
Baru-baru ini dilaporkan ada dramatisir antara mereka berdua di pesta
Maxim di New York, dengan kejadian yang berbelit-belit dan rumit saat
kedatangan mereka karena pelarian yang tak diinginkan. Avril berbicara
sangat kasar, melompat secara kasar dan memaksa pihak penyelenggara
pesta untuk meninggalkan tempat itu.
Bulan Februari 2004, dia mulai menjalin hubungan khusus dengan
penyanyi Kanada Deryck Whibley, yang merupakan vokalis utama/gitaris pop
punk band Sum 41. Pada tanggal 27 Juni 2005, Avril dan Deryck berwisata
romantis ke Venice, Italia. Pasangan ini menikah disebuah gereja
katholik dengan upacara pernikahan secara agamis dengan disaksikan
sekitar 110 tamu undangan pada tanggal 15 Juli 2006, di sebuah lahan
pribadi di California coastal city of Montecito. Saat ditanya apakah
mereka siap untuk diberi keturunan, mereka mengatakan "not right now but
somewhere down the road".
Namun ternyata sekarang hubungan mereka tidak abadi lagi, hal
tersebut dikarenaan perselingkuhan yang terjadi antara Deryck dengan
Hilton. Avril pun menggugat cerai.
Kegiatan Sosial
Avril telah banyak melakukan aksi kepedulian, seperti Make Some
Noisw, Amnesty International, Camp Will-a-way, music clearing minefield,
U.S. Campaign for burma, Make-a-wish foundation, dan War Child. Dia
juga memberi bantuan terhadap ALDO ads untuk para penyandang aids. Aldo
menjual pernak-pernik dengan kata-kata "HEAR", "SEE", dan "SPEAK" dan
sebuah tas edisi khusus yang hanya dijual di Aldo dept. store atau
dujual secara Online. Aksi ini bertujuan untuk membantu para penyandang
aids diseluruh dunia. Avril bekerja dengan Reverb, sebuah lembaga
masyarakat, untuk tou nya pada tahun 2005. Avril juga menyanyikan lagu
"Knocking On Heavens Door" untuk sebuah kegiatan amal.
Avril di Negara lain
Sebuah poster tentang konser Avril Lavigne di Jakarta. Poster billboard ini berada di tepi jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat.
Avril Lavigne mengadakan konser di Jakarta, Indonesia pada tanggal 4 April2005. Dia pun pernah mengadakan konser di Kyoto, Jepang pada awal 2007. Saat itu dia mempromosikan lagu barunya yang berjudul Girlfriend dan When You're Gone yang segera masuk peringkat 1 dalam Best Download dan peringkat 3 Oricon Chart di Jepang.
seorang detektif kan harus bisa membaca kepribadian orang, setuju ga?
yaa..makanya sya posting aja deh...silakan baca sendiri aja
==============
TERNYATA,
ada empat watak utama yang dimiliki manusia. Dan yang pertama kali
menemukannya adalah Hippocrates pada 400 tahun SM! Sampai sekarang,
keempat watak ini tetap ditemukan. Juga watak perpaduan antara
keempatnya. Lalu apa yang membuat diri anda begitu istimewa?
Banyak hal. Temukan betapa hebat dan kreatif Tuhan membuat Anda dalam Kepribadian Plus.
Dari sini Anda akan mengetahui apakah Anda : > Seorang Sanguinis yang spontan, lincah, dan periang > Seorang Melankolis yang penuh pikiran, setia, tekun > Seorang Koleris yang suka petualangan, persuasif, percaya diri > Seorang Phlegmatis yang ramah, sabar, puas atau perpaduan dari sifat-sifat di atas.
Anda
juga akan mengetahui bagaimana cara terbaik untuk menggunakan aset
anugerah Tuhan yang unik ini untuk mendatangkan keserasian dalam semua
hubungan Anda. Florence Littauer menjelaskan : ”Setelah kita tahu siapa
diri kita dan mengapa kita bertindak dengan cara seperti yang kita
lakukan, kita bisa mulai memahami jiwa kita, meningkatkan kepribadian
kita, dan belajar menyesuaikan diri dengan orang lain.”
Begitu
Anda memahami bagaimana cara mengeluarkan apa yang terbaik dari diri
Anda, Anda akan mendapatkan bahwa orang lain juga kelihatan lebih baik.
Temukanlah orang yang selalu Anda inginkan untuk menjadi Kepribadian
Plus.
Tidak Ada Dua Orang yang Sama
Kalau kita
semua seperti telur yang identik dalam sebuah karton, seekor ayam betina
raksasa bisa menghangatkan kita dan mengubah kita menjadi anak ayam
yang manis/ ayam jago yang gagah dalam sekejap mata, tetapi kita semua
berbeda. Kita semua dilahirkan dengan rangkaian kekuatan dan kelemahan
kita sendiri, dan tidak ada rumus ajaib yang bisa bekerja seperti
mukjizat bagi kita semua. Sebelum kita mengenal keunikan kita, kita
tidak bisa memahami bagaimana orang bisa duduk dalam seminar yang sama
dengan pembicara yang sama dalam jumlah waktu yang sama pula dan
semuanya mencapai tingkat sukses yang berbeda-beda.
Kepribadian
Plus melihat kepada diri kita masing-masing sebagai individu yang
merupakan campuran dari empat watak dasar dan mendorong kita untuk
mengenal saya yang sesungguhnya dari dalam sebelum berusaha mengubah apa
yang tampak pada permukaan.
1. Kekuatan Emosi Sanguinis Populer Kepribadian
yang menarik, suka berbicara, Menghidupkan pesta, Rasa humor yang
hebat, Ingatan kuat untuk warna, Secara fisik memukau pendengar,
Emosional dan demonstratif, Antusias dan ekspresif, Periang dan penuh
semangat, Penuh rasa ingin tahu, Baik di panggung, Lugu dan polos, Hidup
di masa sekarang, Mudah diubah, Berhati tulus, Selalu kekanak-kanakan.
2. Sanguinis Populer di Pekerjaan Sukarelawan
untuk tugas, Memikirkan kegiatan baru, Tampak hebat di permukaan,
Kreatif dan inovatif, Punya energi dan antusiasme, Mulai dengan cara
cemerlang, Mengilhami orang lain untuk ikut, Mempesona orang lain untuk
bekerja
3. Sanguinis Populer Sebagai Teman Mudah berteman,
Mencintai orang, Suka dipuji, Tampak menyenangkan, Dicemburui orang
lain, Bukan pendendam, Cepat minta maaf, Mencegah saat membosankan, Suka
kegiatan spontan.
4. Sanguinis Populer Sebagai Orang Tua Membuat rumah menyenangkan, Disukai teman anak-anak, Mengubah bencana, menjadi humor, Merupakan pemimpin sirkus
1. Emosi Melankolis Sempurna Mendalam
dan penuh pikiran, Analitis, Serius dan tekun, Cenderung jenius,
Berbakat dan kreatif, Artistik atau musical, Filosofis dan puitis,
Menghargai keindahan, Perasa terhadap orang lain, Suka berkorban, Penuh
kesadaran, Idealis
2. Melankolis Sempurna di Pekerjaan Berorientasi
jadwal, Perfeksionis, standar tinggi, Sadar perincian, Gigih dan
cermat, Tertib dan terorganisasi, Teratur dan rapi, Ekonomis, Melihat
masalah. Mendapat pemecahan kreatif, Perlu menyelesaikan apa yang
dimulai, Suka diagram, grafik, bagan, daftar
3. Melankolis Sempurna Sebagai Teman Hati-hati
dalam berteman, Puas tinggal di latar belakang, Menghindari perhatian,
Setia dan berbakti, Mau mendengarkan keluhan, Bisa memecahkan masalah
orang lain, Sangat memperhatikan orang lain, Terharu oleh air mata penuh
belas kasihan, Mencari teman hidup ideal.
4. Melankolis Sempurna Sebagai Orang Tua Menetapkan
standar tinggi, Ingin segalanya dilakukan dengan benar, Menjaga rumah
selalu rapi, Merapikan barang anak-anak, Mengorbankan keinginan sendiri
untuk yang lain, Mendorong intelegensi dan bakat.
1. Emosi Koleris Kuat Berbakat
pemimpin, Dinamis dan aktif, Sangat memerlukan perubahan, Harus
memperbaiki kesalahan, Berkemauan kuat dan tegas, Tidak emosional
bertindak, Tidak mudah patah semangat, Bebas dan mandiri, Memancarkan
keyakinan, Bisa menjalankan apa saja.
2. Koleris Kuat di Pekerjaan Berorientasi
target, Melihat seluruh gambaran, Terorganisasi dengan baik, Mencari
pemecahan praktis, Bergerak cepat untuk bertindak, Mendelegasikan
pekerjaan, Menekankan pada hasil, Membuat target, Merangsang kegiatan,
Berkembang karena saingan.
3. Koleris Kuat Sebagai Teman Tidak
terlalu perlu teman, Mau bekerja untuk kegiatan, Mau memimpin dan
mengorganisasi, Biasanya selalu benar, Unggul dalam keadaan darurat.
4. Koleris Kuat Sebagai Orang Tua Memberikan
kepemimpinan kuat. Menetapkan tujuan, Memotivasi keluarga untuk
kelompok, Tahu jawaban yang benar, Mengorganisasi rumah tangga.
1. Emosi Phlegmatis Damai Kepribadian
rendah hati, Mudah bergaul dan santai, Diam, tenang, dan mampu, Sabar,
baik keseimbangannya, Hidup konsisten, Tenang tetapi cerdas, Simpatik
dan baik hati, Menyembunyikan emosi, Bahagia menerima kehidupan, Serba
guna
2. Phlegmatis Damai di Pekerjaan Cakap dan mantap, Damai
dan mudah sepakat, Punya kemampuan administratif, Menjadi penengah
masalah, Menghindari konflik, Baik di bawah tekanan, Menemukan cara yang
mudah.
3. Phlegmatis Damai Sebagai Teman Mudah diajak
bergaul, Menyenangkan, Tidak suka menyinggung, Pendengar yang baik,
Selera humor yang menggigit, Suka mengawasi orang, Punya banyak teman,
Punya belas kasihan dan perhatian
4. Phlegmatis Damai Sebagai Orang Tua Menjadi
orang tua yang baik, Menyediakan watku bagi anak-anak, Tidak
tergesa-gesa, Bisa mengambil yang baik dari yang buruk, Tidak mudah
marah.
Demikian 4 karakter dasar yang telah ditemukan oleh
Hipocrates 400 tahun SM, dengan harapan anda yang telah membaca artikel
ini dan memahaminya anda dapat mengetahui karakter anda dan anda dapat
mengerti karakter orang-orang terdekat anda (teman, keluarga, pacar,
dll) sehingga anda dapat menyesuaikan diri dan anda tahu bagaimana cara
menghadapi tipikal dari 4 karakter yang berbeda tersebut dengan cara
yang berbeda-beda pula.
Akhir-akhir ini saya membaca banyak keluhan tentang windows 7 (seven) not responding, lambat, crash, dll.
Kali ini saya akan membagi sedikit tips yg sudah saya pakai (dan
berhasil) dalam mengatasi seringnya not responding di windows 7 baik itu
untuk 32 bit (x86) ataupun 64 bit.
Kalau anda menggunakan windows 7, agar lebih mudah install gadget CPU meter untuk mengetahui cpu dan memory usage. Klik kanan di desktop (wallpaper) –> klik gadgets –> double klik Cpu Meter.
Kalau
berhasil, anda harusnya bisa melihat cpu usage dan memory usage cpu
anda (gambar speedometer). Yang besar adalah prosesor dan yg kecil
adalah ram (memory). Bila komputer anda lelet dan sering not responding
(kadang beberapa detik, bisa juga beberapa menit) sedangkan penggunaan
ram masih di sekitaran 30 – 50% anda patut curiga ada yg salah dengan
komputer anda. Sebelum lanjut, anda bisa coba menginstall Patch ini dari microsoft. Patch ini diperuntukkan untuk windows 7 dan windows server 2008 R2 yg sering not responding secara acak. Berikut adalah beberapa penyebab seringnya windows 7 not responding: *** Software *** 1. Instalasi windows yang tidak sempurna. Ada beberapa file windows yang tidak ikut terinstall bisa karena cd corrupt, cd-rom udah tua, dll.
- Fix : Install ulang atau repair menggunakan cd windows 7. 2. Salah install driver dan ini sering sekali terjadi.
Saya sempat bermasalah dengan driver vga ati radeon dimana komputer
sering sekali not responding bahkan crash dan freeze (hang).
-
Fix: Saya uninstall driver vga (hanya menggunakan driver bawaan windows
7), hanya menginstall driver sound card dan masalah teratasi. Silahkan
dicoba install satu-satu.. Soundcard dulu kemudian hidupkan beberapa
lama, kalau ngga ada masalah, lanjutkan ke install vga agar diketahui
penyebabnya.
Note: Driver dari vendor sekalipun kadang tidak
komptible dengan windows 7. Driver VGA saya yg bermasalah saya download
langsung dari vendor mainboard dan akhirnya saya pakai driver bawaan
windows. Meski begitu ga ada salahnya utk mencoba karena banyak juga
yang kompatibel dengan windows dan dengan menggunakan software dari
vendor mainboard performanya bisa lebih maksimal. Hanya install driver
dari windows kalau driver vendor bermasalah. 3. Terkena
virus karena jarang update antivirus, pake antivirus bajakan atau bisa
juga karena suka “mengkoleksi” alias kebanyakan install antivirus
akhirnya konflik dan memakan resource cpu.
- Fix : Uninstall antivirus. Cukup install 1
saja ga usah banyak-banyak (misalnya windows security essential, avira,
avast, dll) dan kombinasikan dengan anti malware (malwarebytes,
ad-aware lavasoft, dll). Silahkan klik disini untuk melihat-lihat review antivirus apa yg kira2 cocok untuk anda.
Kalau
sehabis install antivirus komputer malah semakin lambat, bisa coba
uninstall dan ganti dengan antivirus lain. Recommended utk saat ini
adalah Avast, AVG, dan Avira (yg cukup ringan). 4. Bios bermasalah.
(Ini adalah hal terakhir yg patut dicurigai diantara semua faktor
penyebab windows not responding – jarang) karena resikonya fatal kalau
anda ngga terbiasa upgrade bios (mending serahkan ke ahlinya – toko
komputer). 5. Windows Update dan patch yg ngga cocok dengan software yg sudah terinstall di komputer anda.
Ada beberapa kasus yg seperti ini. Setelah melakukan windows update
komputer malah jadi lelet dan sering not responding. Saya biasanya
selalu memilih “Check for updates but let me choose to download and install them”
tiap2 file tersebut biasanya ada keterangan untuk patch system bagian
yg mana. Sebaiknya dibaca dulu dan kalau dirasa perlu bisa dicentang dan
klik install.
Note: Untuk setting windows update buka start menu
dan ketik “windows update” klik programnya dan disebelah kiri ada
tulisan change setting utk mengubah settingnya. *** Hardware ***
Selain
karena software, bisa juga karena hardware, jadi sering2lah
membersihkan debu dari komputer anda. Berikut adalah beberapa ciri
hardware yang terganggu/rusak. Ram (Memory):
- Sering Blue screen (win xp) dan crash secara acak bahkan pada saat install windows. - Pada saat booting sering terdengar bunyi beep yang lama (panjang) dan berulang-ulang. - Hang tiba2. - dll PSU (Power supply) - Sering restart sendiri - Susah masuk ke bios (bahkan ngga bisa). - Kipas PSU mati. - Bau gosong. - PSU suaranya aneh2 pas baru idup (biasanya bersuara kuda sekarang tiba2 mengeong *canda). - Sering mati/restart pas jam peak PLN biasanya sore – malam. - dll
Barang kecil ini efeknya dahsyat bisa membuat memory, hdd, bahkan mainboard anda ikutan mati kalau tidak segera diperbaiki. HDD - Susah masuk windows - Bunyi tik tik tik yang keras (lebih dari biasanya). - Kalau discan ada bad sector dan seringkali berulang-ulang. - HDD sangat lambat. - dll Mainboard - Ciri ciri mainboard/motherboard rusak bisa cek disini Overheat. - Lihat kipas prosesor apakah hidup atau mati (bisa juga dicek lewat bios) tekan DEL pada saat booting.
Sebelum memvonis hardware, anda bisa coba langkah2 di atas (software) untuk mengatasi windows 7 yang sering not responding. Ada pengalaman lain? Mungkin ada yang belum atau lupa saya sampaikan silahkan post di kolom komentar.
Jika anda sering pergi keafe, mall, bandara atau ke tempat lain serta selalu membawa notebook/netbook,
anda mungkin sering mengalami masalah karena daya battery notebook anda
tidak bertahan lama saat dinyalakan. Untuk mengatasinya, coba gunakan
tips berikut ini untuk menghemat baterai dari notebook atau netbook yang anda miliki.
Tips ini tidak akan bermanfaat jika baterai dari notebook anda memang
sudah tua atau kondisinya telah drop yang hanya bertahan selama
beberapa menit saat dinyalakan. Tidak ada cara lain selain mengganti baterai notebook lama dengan yang baru. Untuk yang lain, yang kondisi baterai notebooknya masih normal, bisa mencoba tips menarik ini.
Untuk membantu memaksimalkan kinerja dari baterai notebook
anda, penting untuk terlebih dahulu memahami bagaimana sebenarnya cara
kerja baterai dan kemana saja listrik dialirkan. Dengan memahami hal
tersebut anda akan dapat menentukan langkah apa saja yang harus
dikerjakan guna menghemat baterai dari laptop yang anda miliki. Kemana saja aliran listrik dari baterai mengalir?
Microsoft, melalui Blog Windows 7 Engineering-nya
telah menyusun diagram yang sangat bermanfaat untuk anda guna
mengetahui kemana saja aliran listrik di notebook anda mengalir. Pada
diagram tersebut terlihat jelas bahwa layar LCD merupakan perangkat yang
paling banyak memakan energi dari notebook. Dari diagram itu juga anda
dapat membantu kita untuk memaksimalkan penghematan baterai dari
notebook/netbook yang anda pakai. Hal pertama yang perlu anda lakukan untuk efisiensi daya adalah menentukan dengan cermat konfigurasi penghematan baterai, kapan layar notebook
anda akan mati secara otomatis apabila tidak digunakan (lihat diagram
sekali lagi, layar LCD merupakan perangkat yang paling boros daya) dan
pngaturan-pengaturan yang lain.
Selanjutnya, lakukan efisiensi dari perangkat lain seperti menentukan
berapa lama hardisk drive akan berhenti setelah tidak ada transfer
data, penghematan daya untuk Wi-Fi, processor, kartu grafis dan
perangkat lainnya. Anda juga dapat menentukan kapan kipas dari notebook
akan menyala, apakah tetap pada kondisi default (mengikuti kinerja operating system)
atau sesuai dengan yang anda kehendaki (pada beberapa kondisi akan
memperlambat kinerja dari notebook) yang tentunya akan lebih menghemat
baterai dari notebook anda.
Sesuai dengan apa yang kita lihat pada diagram, hal paling penting
dari semua cara penghematan baterai, adalah dengan melakukan penghematan
daya pada layar. Anda dapat melakukan penghematan dengan mengendalikan
cahaya yang keluar dari layar notebook dan meredupkannya
seredup-redupnya sampai batas tertentu dimana anda masih dapat melihat
layar notebook. Meskipun penting, hal ini tidak dianjurkan untuk anda
yang memiliki penglihatan yang kurang tajam karena dapat menyebabkab
sakit pada mata anda. Jadi meskipun penting, jangan korbankan mata anda
hanya untuk sebuah baterai notebook
Lanjut dengan langkah selanjutnya, matikan beberapa device yang pada
saat itu tidak digunakan tetapi masih aktif. Device yang mungkin tidak
berguna seperti Wi-Fi, bluetooth, LAN card maupun device lain yang tidak
diperlukan. Cobalah untuk menghindari pemakaian device eksternal seperi
hardisk eksternal, flash disk atau perangkat USB lain karena beberapa dari device itu memang sangat menguras kinerja dari baterai notebook anda.
Selain hardware, kadang software juga menjadi penyebab notebook anda
tidak dapat bertahan lama saat dinyalakan. Terlebih lagi jika pada
notebook anda banyak aplikasi yang berjalan di background
(aplikasi yang tetap berjalan tetapi tidak terlihat pada layar) yang
sebenarnya aplikasi tersebut tidak diperlukan. Bagi yang sudah terbiasa
mengutak-atik system, anda dapat dengan mudah untuk mematikan aplikasi
yang tidak berguna tersebut. Tetapi, bagi yang “blank” dan tidak
terbiasa akan kebingungan bagaimana cara mematikan aplikasi tersebut.
Hal ini dapat diatasi dengan cara menggunakan software Aerofoil yang dapat membantu anda untuk mengatasinya. Aerofoil adalah salah satu software gratis
yang dapat membantu anda memanajemen aplikasi yang berjalan di notebook
anda serta dapat membantu anda melakukan penghematan daya di notebook.
Satu langkah lagi yang perlu anda lakukan untuk menghemat baterai,
usahakan untuk menggunakan mode Hibernate jika notebook anda memang
tidak digunakan. Mode hibernate memang tidak sepenuhnya mematikan
notebook anda, tetapi ini menjadi pilihan yang baik apabila anda tidak
menggunakan notebook tanpa harus mematikan aplikasi yang anda gunakan
sebelumnya.
Sebagai langkah tambahan, anda perlu melakukan perawatan baterai
notebook anda karena pada dasarnya semakin lama baterai notebook maka
ketahanan daya dan kualitas baterai semakin menurun. Anda dapat
melakukan perawatan baterai dengan cara menghindarkan notebook anda
bekerja pada suhu ruang yang panas dan melepas baterai dari notebook
anda jika tidak digunakan dalam jangka waktu yang lama.
Berapa lama daya tahan baterai dari notebook anda saat ini? Adakah
pengalaman menarik yang anda alami dengan baterai notebook yang anda
punya? Bagi pengalaman anda dengan kami dan pengunjung lain dengan
meninggalkan komentar di bawah ini!
BERDIALOG DENGAN TERORIS (BELAJAR DARI PENGALAMAN ARAB SAUDI DALAM MENUMPAS TERORISME)
Oleh
Ustadz Anas Burhanuddin, MA
PENGANTAR
Setan memiliki dua pintu masuk untuk menggoda dan menyesatkan manusia.
Jika seseorang banyak melanggar dan berbuat maksiat, setan akan
menghiasi maksiat dan nafsu syahwat untuk orang tersebut agar tetap jauh
dari ketaatan. Sebaliknya jika seorang hamba taat dan rajin ibadah,
setan akan membuatnya berlebihan dalam ketaatan, sehingga merusak
agamanya dari sisi ini. Para Ulama menyebut godaan jenis pertama sebagai
syahwat, dan yang kedua sebagai syubhat. Meski berbeda, keduanya saling
berkaitan. Syahwat biasanya dilandasi oleh syubhat, dan syubhat bisa
tersemai dengan subur di ladang syahwat [1]
Masing-masing dari dua penyakit ini membutuhkan cara penanganan
khusus. Imam Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, “Godaan syubhat
(dapat) ditangkis dengan keyakinan (baca: ilmu), dan godaan syahwat
ditangkis dengan kesabaran.” [2]
Untuk menekan penyakit syahwat seperti zina, mabuk, pencurian, dan
perampokan, agama Islam mensyariatkan hudûd, berupa hukuman-hukuman
fisik semacam cambuk, rajam dan potong tangan. Islam tidak mensyariatkan
hudûd untuk penyakit syubhat seperti berbagai bid’ah dan pemikiran
menyimpang, karena syubhat tidak mudah disembuhkan dengan hudûd, tapi
lebih bisa diselesaikan dengan penjelasan dan ilmu. Meski demikian,
kadang-kadang juga diperlukan hukuman fisik untuk menyembuhkan penyakit
syubhat dari seseorang.
Mengikis syubhat dan berdiskusi dengan pemiliknya telah dilakukan
oleh para ulama sejak zaman dahulu. Kadang-kadang mereka melakukannya
dengan menulis surat, risalah, atau kitab dan kadang-kadang dengan
berdialog langsung . Di samping melindungi umat dari syubhat yang ada,
hal tersebut juga dimaksudkan untuk menasihati ‘pemilik’ syubhat agar
bisa (mau) kembali ke jalan yang benar.
Khusus pemikiran kelompok Khawarij yang identik dengan terorisme, ada
beberapa kisah nasihat yang terkenal dari generasi awal umat Islam. Di
antaranya kisah Sahabat Ibnu ‘Abbâs Radhiyallahu ‘anhu yang mendatangi
kaum Khawarij secara langsung untuk meluruskan beberapa pemahaman agama
mereka yang menyimpang. Setelah diskusi yang cukup singkat dengan
mereka, sebanyak dua ribu orang bertaubat dari kesalahan pemikiran
mereka [3]
Juga tercermin pada kisah Jâbir bin ‘Abdillâh Radhiyallahu ‘anhuma
yang dikunjungi beberapa orang yang tertarik dengan pemikiran Khawarij
dan berencana melakukan aksi mereka di musim haji. Mereka bertanya
kepada Jâbir Radhiyallahu ‘anhuma, akhirnya semua rujuk dari pemikiran
Khawarij kecuali satu orang saja.
Dua kisah ini menunjukkan bahwa nasehat dan diskusi sangat bermanfaat
untuk mengobati penyakit syubhat ini. Riwayat tersebut juga menunjukkan
bahwa jika pemilik syubhat tidak datang sendiri mencari kebenaran
–seperti dalam kisah sahabat Jâbir-, kita dianjurkan untuk mendatangi
mereka, seperti dalam kisah sahabat Ibnu ‘Abbâs Radhiyallahu ‘anhuma.
Dalam banyak kasus terorisme di Indonesia, ditemukan banyak pelaku
teror yang sebelumnya pernah menjadi terpidana kasus terorisme. Setelah
di penjara dan menjalani hukuman, mereka tidak insaf, namun tetap
memegangi pemikiran dan perilaku mereka semula. Terlepas dari faktor
hidayah, hal tersebut sangat mungkin karena penanganan yang salah atau
tidak optimal. Kesalahan pemikiran yang mereka miliki termasuk dalam
kategori syubhat, sehingga hukuman fisik yang mereka dapatkan di
penjara, atau hukuman sosial berupa pandangan miring masyarakat tidak
lantas membuat mereka jera dan insaf. Mereka menganggap aksi mereka
sebagai ibadah (jihad) yang mendekatkan diri mereka kepada Allâh Azza wa
Jalla dan hukuman yang mereka dapatkan di dunia adalah konsekuensi
ketaatan yang semakin menambah pundi-pundi pahala mereka.
Kondisi seperti ini menuntut pemerintah dan ulama Ahlus Sunnah untuk
memikirkan solusi yang lebih baik, agar gerakan terorisme bisa ditekan
dengan lebih optimal. Tulisan singkat ini menyuguhkan sebuah solusi yang
telah terbukti mujarab menekan pemikiran dan aksi terorisme berdasarkan
pengalaman Kerajaan Arab Saudi.
ARAB SAUDI DAN TERORISME
Seperti Indonesia, Arab Saudi adalah salah satu negara yang paling
banyak dibicarakan saat orang membahas terorisme. Berita kematian Usamah
bin Laden akhir-akhir ini juga membuat Arab Saudi kembali dibicarakan.
Sebelumnya, banyak sekali peristiwa seputar terorisme yang telah terjadi
di negeri yang membawahi dua kota suci umat Islam ini.
Pada 12 Mei 2003, dunia dikejutkan dengan peristiwa peledakan besar
di ibukota negeri tauhid ini. Pemboman terjadi beriringan di tiga
kompleks perumahan di kota Riyadh, dan mewaskan 29 orang, termasuk 16
pelaku bom bunuh diri dan melukai 194 orang. Pemboman di Wadi Laban
(Propinsi Riyadh) pada 8 November 2003 menewaskan 18 orang dan melukai
225 orang. Pada 21 April 2004, sebuah bom bunuh diri meledak di Riyadh
dan menewaskan 6 orang dan melukai 144 orang lainnya. Sementara pada 1
Mei 2004, 4 orang dari satu keluarga menyerang sebuah perusahan di
Yanbu’ dan membunuh 5 pekerja bule, dan melukai beberapa pekerja lain.
Saat dikejar, mereka membunuh seorang petugas keamanan dan melukai 22
lainnya.
Harian ASHARQ AL-AWSATH telah merangkum peristiwa yang berhubungan
dengan terorisme di Arab Saudi dalam setahun sejak pemboman 12 Mei 2003,
dan melihat daftar panjang peristiwa itu, barangkali bisa dikatakan
bahwa tidak ada negara yang mendapat ancaman teror sebesar dan sebanyak
Arab Saudi [4]. Hal ini merupakan bantahan paling kuat untuk mereka yang
mengatakan bahwa ideologi terorismediimpor dari negeri ‘Wahhabi’,
karena justru Arab Saudi yang menjadi sasaran utama para teroris.
Para teroris juga telah berulang kali menyerang petugas keamanan.
Sudah banyak petugas keamanan yang menjadi korban aksi mereka. Sudah
tidak terhitung lagi aksi baku tembak antara teroris dengan petugas
keamanan. Kota suci Mekah dan Madinah pun tidak selamat dari aksi-aksi
ini. Bahkan, ada beberapa tokoh agama yang terang-terangan memfatwakan
bolehnya aksi-aksi ini. Terlepas dari objektivitas Amerika dan
sekutunya, warga negara Arab Saudi termasuk penghuni terbesar kamp
penjara Amerika Serikat di Teluk Guantanamo.
Tapi, tampaknya hal itu sudah menjadi masa lalu. Isu terorisme di
Arab Saudi dalam beberapa tahun belakangan didominasi oleh keberhasilan
pemerintah menggagalkan aksi-aksi terorisme, penyergapan-penyergapan
dini, rujuknya para mufti aksi terorisme dan taubatnya orang-orang yang
pernah terlibat aksi yang mengerikan tersebut.
Di samping itu, ada kampanye besar-besaran melawan terorisme yang
dilakukan pemerintah melalui berbagai media massa,
penyuluhan-penyuluhan, seminar-seminar, khutbah dan ceramah, sehingga
saking gencarnya barangkali terasa membosankan. Selain petugas keamanan
yang telah bekerja keras, ada satu lembaga yang menjadi primadona dalam
kampanye penanggulangan terorisme di Arab Saudi, yaitu Lajnah
al-Munâshahah (Komite PenasEhat).
APA ITU LAJNAH AL-MUNASHAHAH?
Lajnah al-Munâshahah yang berarti Komite Penasehat mulai dibentuk pada
tahun 2003 dan bernaung dibawah Departemen Dalam Negeri (di bawah
pimpinan Deputi II Kabinet dan Menteri Dalam Negeri, Pangeran Nayif bin
Abdul Aziz) dan Biro Investigasi Umum. Tugas utamanya adalah memberikan
nasihat dan berdialog dengan para terpidana kasus terorisme di
penjara-penjara Arab Saudi. Lajnah al-Munâshahah memulai aktivitasnya
dari Riyadh sebagai ibukota, kemudian memperluas cakupannya ke seluruh
wilayah Arab Saudi [5]
Lajnah al-Munâshahah terdiri dari 4 komisi, yaitu:
1. Lajnah ‘Ilmiyyah (Komisi Ilmiah) yang terdiri dari para ulama dan
dosen ilmu syariah dari berbagai perguruan tinggi. Komisi ini yang
bertugas langsung dalam dialog dan diskusi dengan para tahanan kasus
terorisme.
2. Lajnah Amniyyah (Komisi Keamanan) yang bertugas menilai kelayakan
para tahanan untuk dilepas ke masyarakat dari sisi keamanan, mengawasi
mereka setelah dilepas, dan menentukan langkah-langkah yang diperlukan
jika ternyata masih dinilai berbahaya.
3. Lajnah Nafsiyyah Ijtima’iyyah (Komisi Psikologi dan Sosial) yang
bertugas menilai kondisi psikologis para tahanan dan kebutuhan sosial
mereka .
4. Lajnah I’lamiyyah (Komisi Penerangan) yang bertugas menerbitkan materi dialog dan melakukan penyuluhan masyarakat [6]
TEKNIK DIALOG
Hampir tiap hari Lajnah al-Munâshahah bertemu dengan para tahanan kasus
terorisme. Kegiatan memberi nasihat ini didominasi oleh dialog terbuka
yang bersifat transparan dan terus terang. Sesekali dialog tersebut
diselingi dengan canda tawa yang mubah (bersifat diperbolehkan syariat)
agar para tahanan merasa tenang dan menikmati dialog.
Ada juga kegiatan daurah ilmiah berupa penataran di kelas-kelas
dengan kurikulum yang menitikberatkan pada penjelasan syubhat-syubhat
para tahanan, seperti masalah takfir (vonis kafir), wala’ wal bara’
(loyalitas keagamaan), jihad, bai’at, ketaatan kepada pemerintah,
perjanjian damai dengan kaum kafir dan hukum keberadaan orang kafir di
Jazirah Arab [7]
Kegiatan dialog biasanya dilakukan setelah Maghrib dan kadang
berlangsung sampai larut malam. Agar efektif, dialog tidak dilakukan
secara kolektif, tapi satu persatu. Hanya satu tahanan yang diajak
berdialog dalam setiap kesempatan agar ia bisa bebas dan leluasa
berbicara, dan terhindar dari sisi negatif dialog kolektif.
Pada awalnya, banyak tahanan yang takut untuk berterus terang
mengikuti program dialog ini, karena mereka menyangka bahwa dialog ini
adalah bagian dari investigasi dan akan berdampak buruk pada
perkembangan kasus mereka. Namun begitu merasakan buah manis dialog,
mereka sangat bersemangat dan berlomba-lomba mengikutinya [8]
Mereka segera menyadari, bahwa dialog ini justru menguntungkan
mereka. Sebagian malah meminta agar mereka sering diajak dialog setelah
melihat keterbukaan dalam dialog dan penyampaian yang murni ilmiah
(dipisahkan dari investigai kasus) dan bermanfaat dalam meluruskan
pemahaman salah (syubhat) yang melekat pada pikiran mereka. Rupanya,
mereka telah menemukan bahwa ilmulah obat yang mereka cari, dan mereka
pun dengan senang hati mereguknya. [9]
Pada umumnya, mereka memiliki tingkat pendidikan rendah, tapi
memiliki kelebihan pada cabang ilmu yang mereka minati. Mereka –yang
sekitar 35 % pernah tinggal di wilayah konflik- mudah termakan oleh
pemikiran dan fatwa yang menyesatkan. Ketika dihadapkan pada ulama yang
mumpuni dan memiliki ilmu yang benar, mereka menyadari kesalahan
pemahaman mereka. Melalui dialog ini, Lajnah al-Munâshahah menjelaskan
pemahaman yang benar terhadap dalil, membongkar dalil-dalil yang
dipotong atau nukilan-nukilan yang tidak amanah [10]
Setelah mengetahui kebenaran yang sesungguhnya, banyak tahanan yang
menyatakan bahwa selama ini seolah-olah mereka mabuk. Banyak yang
mengaku bahwa mereka mulai mengenal pemikiran terorisme dari kaset-kaset
“Islami” (tentu saja Islam berlepas diri darinya), ceramah-ceramah yang
menggelorakan semangat dan menyentuh emosi keagamaan mereka, juga
fatwa-fatwa penganut terorisme. Tambahan gambar-gambar,
cuplikan-cuplikan audio-visual dan tambahan efek pada kaset dan video
ikut berpengaruh memainkan perasaan. Hal ini jika tidak dikelola dengan
baik bisa menjadi badai yang berbahaya.
Rekaman-rekaman seperti inilah sumber ‘ilmu’ mereka, dan oleh
karenanya disebarkan dengan intens di internet oleh pengusung pemikiran
teror. Setelah mereka jatuh dalam perangkap pemikiran ini, biasanya
mereka dilarang untuk mendengarkan siaran radio al-Quran al-Karim, radio
pemerintah yang didukung penuh oleh para ulama besar Arab Saudi. Hal
ini dimaksudkan untuk memutus akses para pemuda ini dari para ulama
[11].
PROGRAM DAN SARANA PENUNJANG
Program dialog juga ditunjang dengan pemenuhan kebutuhan fisik para
tahanan. Berbeda dengan metode Guantanamo yang menyiksa, para tahanan
justru diberikan keleluasaan dalam memenuhi kebutuhan gizi mereka dan
melakukan kegiatan refreshing.
Akses kunjungan keluarga dibuka lebar-lebar, karena hubungan yang
baik dengan keluarga adalah faktor penting yang mendorong mereka keluar
dari pemikiran rancu mereka. Bahkan saat dilepas, pemerintah memberikan
mereka rumah, membiayai kebutuhan anak-anak mereka, bahkan membantu
menikahkan mereka yang belum menikah. Intinya, mereka dibuat sibuk
dengan tanggung- jawab keluarga, sehingga tidak lagi tergoda untuk
kembali ke aktivitas negatif yang dahulu mereka lakukan atau
persahabatan buruk yang membuat mereka jatuh dalam syubhat. Keluarga
mereka juga mendapat arahan khusus untuk mendukung program ini dan
menjaga agar keberhasilan munâshahah di penjara tidak pudar di rumah
[12]
Sebelum dilepas kembali ke masyarakat, para tahanan ditempatkan di
pusat-pusat pembinaan berupa villa-villa peristirahatan tertutup yang
memiliki fasilitas lengkap berupa kelas-kelas pembinaan dan sarana
olahraga. Di pusat pembinaan yang dinamai Prince Mohammed bin
NayifCenter for Advice and Care ini, program dialog tetap berjalan,
ditambah kegiatan-kegiatan pemasyarakatan seperti pelatihan seni rupa
dan kursus ketrampilan berijazah. Secara berkala, mereka juga diberi
kesempatan untuk berkunjung ke rumah keluarga mereka untuk jangka waku
tertentu dengan pengawasan [13]
SANGAT BERHASIL, MESKIPUN KADANG GAGAL
Program munâshahah ini telah mencapai keberhasilan yang luar biasa.
Banyak teroris yang berhasil diluruskan kembali pemikiran dan akidahnya,
sehingga bisa kembali diterima masyarakat. Hanya sedikit sekali yang
yang kembali ke jalan terorisme dari ribuan orang telah mengikuti
dialog.
Seorang bernama Zabn bin Zhahir asy-Syammari, eks tahanan Guantanamo
yang telah mengikuti program munâshahah mengatakan, bahwa program ini
telah berhasil dengan baik dan orang-orang yang mengikutinya telah
memetik faidah yang besar. Tidak lupa, ia mengucapkan terima kasih atas
diadakannya program yang penuh berkah ini [14]
Tapi seperti usaha manusia yang lain, dialog ini juga kadang menemui
kegagalan. Salah satu kegagalan yang masyhur adalah kembalinya 7 eks
tahanan Guantanamo ke pemikiran mereka selepas dari penjara. Allâh Azza
wa Jalla tidak membukakan hati mereka untuk nasehat yang telah
disampaikan. Sebabnya, bisa jadi karena pemikiran takfir sudah
mendarah-daging pada diri mereka, atau tidak terwujudnya beberapa faktor
pendukung dalam dialog. Ada juga yang berpura-pura setuju dengan apa
yang disampaikan Lajnah Munâshahah secara lahir saja, tanpa kesungguhan
batin [15]
Menurut ‘Abdul ‘Azîz al-Khalîfah, anggota Lajnah al-Munâshahah, ada
tahanan yang penyimpangannya karena ketidaktahuan atau karena terpedaya.
Orang seperti ini akan mudah diajak dialog dan cepat menyadari
kesalahan. Ada juga yang penyimpangannya terbangun di atas prinsip yang
menyimpang atau kesesatan yang sudah lama dipeluknya. Yang demikian
lebih sulit dan membutuhkan usaha ekstra [16]
Namun, kegagalan kecil ini tidaklah mengurangi kegemilangan Kerajaan
Arab Saudi dalam menumpas terorisme. Bagi pemerintah Arab Saudi,
pemikiran tidak cukup dihadapi dengan senjata, tapi juga harus dilawan
dengan pemikiran [17]. Dunia internasional pun mengakui keberhasilan
ini. Masyarakat dunia menyebutnya sebagai “Strategi Halus Saudi” atau
“Kekuatan yang Lembut”. Sudah banyak pula negara yang belajar dari
pengalaman Arab Saudi dan mentransfernya ke negara mereka [18]
PENUTUP : BAGAIMANA DENGAN INDONESIA?
Banyak kesamaan antara Indonesia dan Arab Saudi. Keduanya adalah negara
dengan penduduk mayoritas muslim, dan pemerintahnya sama-sama divonis
kafir oleh para pengusung paham terorisme. Para tokoh teror Indonesia
juga banyak terpengaruh oleh para tokoh takfiri dari dunia Arab, yang
banyak ditemui di wilayah-wilayah konflik dunia. Bagaimanapun, bangsa
Arab tetap paling berpengaruh dalam ilmu agama Islam, baik ilmu yang
benar ataupun yang salah. Karena itu, apa yang telah berhasil
dipraktikkan di Arab Saudi Insyâ Allâh juga akan berhasil di Indonesia.
Pemerintah RI perlu belajar dari keberhasilan ini dan mentransfernya ke
bumi pertiwi, agar fitnah terorisme yang telah merusak citra Islam
segera hilang atau paling tidak bisa ditekan secara berarti. Pemikiran
harus dilawan dengan pemikiran, bukan dengan peluru! Wallâhu a’lam.
[Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 03/Tahun XV/1432/2011M.
Penerbit Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl. Solo-Purwodadi Km.8
Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 0271-858197 Fax 0271-858196]
_______
Footnote
[1]. Bi Ayyi ‘Aqlin wa Dîn Yakûnu at-Tafjîru Jihâdan?, Syaikh ‘Abdul
Muhsin al-‘Abbâd, hlm. 3, at-Tahdzîr min asy-Syahawât, ceramah Dr.
Sulaimân ar-Ruhaili
[2]. Ighâtsatul Lahafân, Ibnul Qayyim, 2/167
[3]. Sunan al-Baihaqi8/179
[4]. Harian ASHARQUL- AUSATH edisi 9297, 12 Mei 2004
[5]. Wawancara Dr. Ali an-Nafisah, Dirjen Penyuluhan dan Pengarahan Kemendagri Arab Saudi di Harian al-Riyâdh edisi 13.682
[6]. Markaz Muhammad bin Nayif lil Munâshahah, Su’ud ‘Abdul Aziz Kabuli, Harian al-Wathan edisi 3.257
[7]. Taqrir: Markaz Muhammad bin Nayif lir Ri’âyah asy-Syâmilah wal
Munâshahah, assakina.com, Markaz Muhammad bin Nayif lil Munâshahah,
Su’ud ‘Abdul ‘Aziz Kabuli, Harian al-Wathan edisi 3.257
[8]. Wawancara Dr. Ali an-Nafisah, Harian al-Riyâdh, edisi 13.682
[9]. Wawancara Dr. Ali an-Nafisah, Harian al-Riyâdh, edisi 13.682
[10]. Wawancara Dr. Ali an-Nafisah, Harian al-Riyâdh, edisi 13.682
[11]. Taqrir: Markaz Muhammad bin Nayif lir Ri’âyah asy-Syâmilah wal
Munâshahah, assakina.com, Wawancara Dr. Ali an-Nafisah di Harian
al-Riyâdh edisi 13.68.
[12]. Markaz Muhammad bin Nayif lil Munâshahah, Su’ud Abdul Aziz Kabuli, Harian al-Wathan edisi 3.257
[13]. Taqrir: Markaz Muhammad bin Nayef lir Ri’âyah asy-Syâmilah wal Munâshahah, assakina.com
[14]. Harian al-Riyâdh edisi 14.848, Taqrir: Markaz Muhammad bin Nayef lir Ri’âyah asy-Syâmilah wal Munâshahah, assakina.com
[15]. Harian al-Riyâdh, edisi 14.848
[16]. Harian al-Riyâdh, edisi 14.848.
[17]. Markaz Muhammad bin Nayef lil Munâshahah, Su’ud ‘Abdul ‘Aziz Kabuli, Horan al-Wathan, edisi 3.257
[18]. Koran al-Riyadh edisi 15.042
Fakta Thibbun Nabawi: Habbatus Sauda, Madu, dan Minyak Zaitun
Penyusun: Ummu Hajar (ANDA YANG INGIN KONSUMSI HERBAL-HERBAL DIMAKSUDKAN DITULISAN INI,
atau ingin berdagang herbal, silahkan kontak kami: INSANI MUSLIM STORE,
Jl. Taman Cendana No. 16 -B, Taman Galaxi Indah, Bekasi Selatan. Tlp
02133666337, email tokoinsani@live.com. Atau ADD PIN 267DF701.)
Saudariku, tahukah kalian bahwa penyakit itu ada dua macam, penyakit
hati dan penyakit jasmani? Kedua penyakit itu disebutkan dalam
Al-Qur’an. Klasifikasi jenis penyakit ini mengandung hikmah ilahi dan
kemukjizatan yang hanya bisa dicapai oleh kalangan medis di pertengahan
abad ke-18. Sesungguhnya iman kepada Allah dan para Rasul, yaitu aqidah
yang tertanam dalam hati, merupakan solusi pengobatan yang terpenting
bagi hati, yakni bagi penyakit jiwa. Sedangkan untuk penyakit jasmani,
kita bisa menengok metode pengobatan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Istilah Thibbun Nabawi dimunculkan oleh para dokter muslim sekitar
abad ke-13 M untuk menunjukkan ilmu-ilmu kedokteran yang berada dalam
bingkai keimanan pada Allah, sehingga terjaga dari kesyirikan, takhayul
dan khurofat.
1. Habbatus Sauda’ atau Jinten Hitam atau Syuwainiz
Imam Bukhari meriwayatkan dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha. bahwa ia
pernah mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang
artinya: “Sungguh dalam habbatus sauda’ itu terdapat penyembuh segala
penyakit, kecuali as-sam.” Saya bertanya, “Apakah as-sam itu?” Beliau
menjawab, “Kematian”. Habbatus sauda’ berkhasiat mengobati segala jenis
penyakit dingin, bisa juga membantu kesembuhan berbagai penyakit panas
karena faktor temporal. Biji habbatus sauda’ mengandung 40% minyak
takasiri dan 1,4% minyak atsiri, 15 jenis asam amino, protein, Ca, Fe,
Na dan K. kandungan aktifnya thymoquinone (TQ), dithymouinone (DTQ),
thymohydroquimone (THQ) dan thymol (THY). Telah terbukti dari berbagai
hasil penelitian ilmiah bahwa habbatus sauda’ mengaktifkan kekebalan
spesifik/kekebalan didapat, karena ia meningkatkan kadar sel-sel T
pembantu, sel-sel T penekan, dan sel-sel pembunuh alami. Beberapa resep
penggunaan dan manfaat habbatus sauda’:
Ditumbuk, dibuat adonan dangan campuran madu, kemudian diminum
setelah dicampur air panas, diminum rutin berhari-hari: menghancurkan
batu ginjal dan batu kandung kencing, memperlancar air seni, haid dan
ASI.
Diadon dengan air tepung basah atau tepung yang sudah dimasak, mampu mengeluarkan cacing dengan lebih kuat.
Minum minyaknya kira-kira sesendok dicampur air untuk menghilangkan sesak napas dan sejenisnya.
Dimasak dengan cuka dan dipakai berkumur-kumur untuk mengobati sakit gigi karena kedinginan.
Digunakan sebagai pembalut dicampur cuka untuk mengatasi jerawat dan kudis bernanah.
Ditumbuk halus, setiap hari dibalurkan ke luka gigitan anjing gila
sebagian dua atau tiga kali oles, lalu dibersihkan dengan air.
Untuk konsumsi rutin menjaga kesehatan, sebaiknya dua sendok saja.
Sebagian kalangan medis menyatakan bahwa terlalu banyak mengkonsumsinya
bisa mematikan.
2. Madu atau ‘Asl
“Dari perut lebah itu keluar cairan dengan berbagai warna, di dalamnya terdapat kesembuhan bagi manusia.” (QS. An-Nahl: 69)
Beberapa hasil penelitian tentang madu:
a. Bakteri tidak mampu melawan madu
Dianjurkan memakai madu untuk mengobati luka bakar. Madu memiliki
spesifikasi anti proses peradangan (inflammatory activity anti)
b. Madu kaya kandungan antioksidan
Antioksidan fenolat dalam madu memiliki daya aktif tinggi serta bisa
meningkatkan perlawanan tubuh terhadap tekanan oksidasi (oxidative
stress)
c. Madu dan kesehatan mulut
Bila digunakan untuk bersikat gigi bisa memutihkan dan menyehatkan gigi dan gusi, mengobati sariawan dan gangguan mulut lain.
d. Madu dan kulit kepala
Dengan menggunakan cairan madu berkadar 90% (madu dicampur air
hangat) dua hari sekali di bagian-bagian yang terinfeksi di kepala dan
wajah diurut pelan-pelan selama 2-3 menit, madu dapat membunuh kutu,
menghilangkan ketombe, memanjangkan rambut, memperindah dan
melembutkannya serta menyembuhkan penyakit kulit kepala.
e. Madu dan pengobatan kencing manis
Madu mampu menurunkan kadar glukosa darah penderita diabetes karena
adanya unsure antioksidan yang menjadikan asimilasi gula lebih mudah di
dalam darah sehingga kadar gula tersebut tidak terlihat tinggi. Madu
nutrisi kaya vitamin B1, B5, dan C dimana para penderita diabetes sangat
membutuhkan vitamin-vitamin ini. Sesendok kecil madu alami murni akan
menambah cepat dan besar kandungan gula dalam darah, sehingga akan
menstimulasi sel-sel pankreas untuk memproduksi insulin. Sebaiknya
penderita diabetes melakukan analisis darah dahulu untuk menentukan
takaran yang diperbolehkan untuknya di bawah pengawasan dokter.
f. Madu mencegah terjadinya radang usus besar (colitis), maag dan tukak lambung
Madu berperan baik melindungi kolon dari luka-luka yang biasa
ditimbulkan oleh asam asetat dan membantu pengobatan infeksi lambung
(maag). Pada kadar 20% madu mampu melemahkan bakteri pylori penyebab
tukak lambung di piring percobaan.
g. Selain itu madu amat bergizi, melembutkan sistem alami tubuh,
menghilangkan rasa obat yang tidak enak, membersihkan liver,
memperlancar buang air kecil, cocok untuk mengobati batuk berdahak.
Buah-buahan yang direndam dalam madu bisa bertahan sampai enam bulan.
Madu terbaik adalah yang paling jernih, putih dan tidak tajam serta
yang paling manis. Madu yang diambil dari daerah gunung dan pepohonan
liar memiliki keutamaan tersendiri daripada yang diambil dari sarang
biasa, dan itu tergantung pada tempat para lebah berburu makanannya.
3. Minyak Zaitun
“Konsumsilah minyak zaitun dan gunakan sebagai minyak rambut, karena
minyak zaitun dibuat dari pohon yang penuh berkah.” (HR. At-Tirmidzi dan
Ibnu Majah).
Fungsi minyak zaitun:
Mengurangi kolesterol berbahaya tanpa mengurangi kandungan kolesterol yang bermanfaat.
Mengurangi risiko penyumbatan (trombosis) dan penebalan (ateriosklerosis) pembuluh darah.
Mengurangi pemakaian obat-obatan penurun tekanan darah tinggi.
Mengurangi serangan kanker.
Melindungi dari serangan kanker payudara. Sesendok makan minyak
zaitun setiap hari mengurangi risiko kanker payudara sampai pada kadar
45%.
Menurunkan risiko kanker rahim sampai 26%.
Pengkonsumsian buah-buahan, sayuran, dan minyak zaitun memiliki peran penting dalam melindungi tubuh dari kanker kolon.
Penggunaan minyak zaitun sebagai krim kulit setelah berenang melindungi terjadinya kanker kulit (melanoma)
Berpengaruh positif melindungi tubuh dari kanker lambung dan mengurangi risiko tukak lambung.
Mengandung lemak terbaik yang seharusnya dikonsumsi manusia seperti yang terdapat dalam ASI.
Penggunaan sebagai minyak rambut mampu membunuh kutu dalam waktu beberapa jam saja.
Setiap penyakit itu ada obatnya, seperti hadits Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam yang artinya: “Tidaklah Allah menurunkan
suatu penyakit, melainkan Dia menurunkan obatnya.” (HR. Bukhari dan
Muslim) Setiap kali Allah menurunkan penyakit, Allah pasti menurunkan
penyembuhnya. Hanya ada orang yang mengetahuinya dan ada yang tidak
mengetahuinya. Jauh sebelum ilmu pengetahuan berkembang pesat, Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam sudah mengetahui dan menerapkan pengobatan
yang terbukti kemanjurannya.
Maraji:
Keajaiban Thibbun Nabawi, Aiman bin ‘Abdul Fattah
Metode Pengobatan Nabi SAW, Ibnu Qayyim Al-Jauziyah
***
ANDA YANG INGIN KONSUMSI HERBAL-HERBAL DIMAKSUDKAN DITULISAN INI,
atau ingin berdagang herbal, silahkan kontak kami: INSANI MUSLIM STORE,
Jl. Taman Cendana No. 16 -B, Taman Galaxi Indah, Bekasi Selatan. Tlp
02133666337, email tokoinsani@live.com. Atau ADD PIN 267DF701.
Artikel www.muslimah.or.id
Antara Tawakal dan Usaha Mencari Rezeki yang Halal
بسم الله الرحمن الرحيم
Syariat Islam yang agung sangat menganjurkan kaum muslimin untuk
melakukan usaha halal yang bermanfaat untuk kehidupan mereka, dengan
tetap menekankan kewajiban utama untuk selalu bertawakal
(bersandar/berserah diri) dan meminta pertolongan kepada Allah Subhanahu
wa Ta’ala dalam semua usaha yang mereka lakukan.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا
مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
“Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka
bumi (untuk mencari rezeki dan usaha yang halal) dan carilah karunia
Allah, dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.” (QS.
al-Jumu’ah: 10).
Dalam ayat lain Dia Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ
“Kemudian, apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakallah
kepada Allah, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal
(kepada-Nya).” (QS. Ali ‘Imraan: 159).
Dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
الْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنَ
الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ، وَفِى كُلٍّ خَيْرٌ احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ
وَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ وَلاَ تَعْجِزْ
“Orang mukmin yang kuat (dalam iman dan tekadnya) lebih baik dan
lebih dicintai oleh Allah daripada orang mukmin yang lemah, dan
masing-masing (dari keduanya) memiliki kebaikan, bersemangatlah
(melakukan) hal-hal yang bermanfaat bagimu dan mintalah (selalu)
pertolongan kepada Allah, serta janganlah (bersikap) lemah…”[1].
Makna Tawakal yang Hakiki
Imam Ibnu Rajab al-Hambali berkata, “Tawakal yang hakiki adalah
penyandaran hati yang sebenarnya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam
meraih berbagai kemaslahatan (kebaikan) dan menghindari semua bahaya,
dalam semua urusan dunia maupun akhirat, menyerahkan semua urusan
kepadanya dan meyakini dengan sebenar-benarnya bahwa tidak ada yang
dapat memberi, menghalangi, mendatangkan bahaya serta memberikan manfaat
kecuali Allah (semata).”[2]
Tawakal adalah termasuk amal yang agung dan kedudukan yang sangat
tinggi dalam agama Islam, bahkan kesempurnaan iman dan tauhid dalam
semua jenisnya tidak akan dicapai kecuali dengan menyempurnakan tawakal
kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah berfirman,
رَبَّ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ لا إِلَهَ إِلا هُوَ فَاتَّخِذْهُ وَكِيلا
“(Dia-lah) Rabb masyrik (wilayah timur) dan maghrib (wilayah barat),
tiada Ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia, maka ambillah Dia
sebagai pelindung.” (QS. al-Muzzammil: 9).[3]
Merealisasikan tawakal yang hakiki adalah sebab utama turunnya
pertolongan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala bagi seorang hamba dengan Dia
mencukupi semua keperluan dan urusannya. Allah Subhanahu wa Ta’ala
berfirman,
وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا. وَيَرْزُقْهُ مِنْ
حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ، وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ
“Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan
baginya jalan ke luar (bagi semua urusannya). Dan memberinya reezki dari
arah yang tidada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakal
kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (segala keperluan)nya.” (QS.
ath-Thalaaq: 2-3).
Artinya: Barangsiapa yang percaya kepada Allah dalam menyerahkan
(semua) urusan kepada-Nya, maka Dia akan mencukupi (segala)
keperluannya.[4]
Salah seorang ulama salaf berkata, “Cukuplah bagimu untuk melakukan
tawassul (sebab yang disyariatkan untuk mendekatkan diri) kepada Allah
adalah dengan Dia mengetahui (adanya) tawakal yang benar kepada-Nya
dalam hatimu, berapa banyak hamba-Nya yang memasrahkan urusannya
kepada-Nya, maka Diapun mencukupi (semua) keperluan hamba tersebut.”
Kemudian ulama ini membaca ayat tersebut di atas.[5]
Usaha yang Halal Tidak Bertentangan dengan Tawakal
Di sisi lain, agama Islam sangat menganjurkan dan menekankan
keutamaan berusaha mencari rezeki yang halal untuk memenuhi kebutuhan
keluarga. Bahkan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam secara khusus
menyebutkan keutamaan ini dalam sabda beliau shallallahu ‘alaihi wa
sallam,
إِنَّ أَطْيَبَ مَا أَكَلَ الرَّجُلُ مِنْ كَسْبِهِ
“Sungguh, sebaik-baik rezeki yang dimakan oleh seorang laki-laki adalah dari usahanya sendiri (yang halal).” [6]
Hadits yang agung ini menunjukkan besarnya keutamaan
bersungguh-sungguh mencari usaha yang halal dan bahwa usaha mencari
rezeki yang paling utama adalah usaha yang dilakukan seseorang dengan
tangannya sendiri.[7]
Berdasarkan ini semua, maka merealisasikan tawakal yang hakiki sama
sekali tidak bertentangan dengan usaha mencari rezeki yang halal, bahkan
ketidakmauan melakukan usaha yang halal merupakan pelanggaran terhadap
syariat Allah Subhanahu wa Ta’ala, yang ini justru menyebabkan rusaknya
tawakal seseorang kepada Allah.
Oleh karena itulah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
menggambarkan kesempurnaan tawakal yang tidak mungkin lepas dari usaha
melakukan sebab yang halal, dalam sabda beliau,
“Seandainya kalian bertawakal pada Allah dengan tawakal yang
sebenarnya, maka sungguh Dia akan melimpahkan rezeki kepada kalian,
sebagaimana Dia melimpahkan rezeki kepada burung yang pergi (mencari
makan) di pagi hari dalam keadaan lapar dan kembali sore harinya dalam
keadaan kenyang.”[8]
Imam al-Munawi ketika menjelaskan makna hadits ini, beliau berkata,
“Artinya: burung itu pergi di pagi hari dalam keadaan lapar dan kembali
waktu petang dalam keadaan perutnya telah penuh (kenyang). Namun,
melakukan usaha (sebab) bukanlah ini yang mendatangkan rezeki (dengan
sendirinya), karena yang melimpahkan rezeki adalah Allah Subhanahu wa
Ta’ala (semata).
Dalam hadits ini, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
mengisyaratkan bahwa tawakal (yang sebenarnya) bukanlah berarti
bermalas-malasan dan enggan melakukan usaha (untuk mendapatkan rezeki),
bahkan (tawakal yang benar) harus dengan melakukan (berbagai) macam
sebab (yang dihalalkan untuk mendapatkan rezeki).
Oleh karena itu, Imam Ahmad (ketika mengomentari hadits ini) berkata,
“Hadits ini tidak menunjukkan larangan melakukan usaha (sebab), bahkan
(sebaliknya) menunjukkan (kewajiban) mencari rezeki (yang halal), karena
makna hadits ini adalah: kalau manusia bertawakal kepada Allah ketika
mereka pergi (untuk mencari rezeki), ketika kembali, dan ketika mereka
mengerjakan semua aktivitas mereka, dengan mereka meyakini bahwa semua
kebaikan ada di tangan-Nya, maka pasti mereka akan kembali dalam keadaan
selamat dan mendapatkan limpahan rezeki (dari-Nya), sebagaimana keadaan
burung.”[9]
Imam Ibnu Rajab memaparkan hal ini secara lebih jelas dalam
ucapannya. “Ketahuilah, bahwa sesungguhnya merealisasikan tawakal
tidaklah bertentangan dengan usaha untuk (melakukan) sebab yang
dengannya Allah Subhanahu wa Ta’ala menakdirkan ketentuan-ketentuan (di
alam semesta), dan (ini merupakan) ketetapan-Nya yang berlaku pada semua
makhluk-Nya. Karena Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan (kepada
manusia) untuk melakukan sebab (usaha) sebagaimana Dia memerintahkan
untuk bertawakal (kepada-Nya), maka usaha untuk melakukan sebab (yang
halal) dengan anggota badan adalah (bentuk) ketaatan kepada-Nya,
sebagaimana bertawakal kepada-Nya dengan hati adalah (perwujudan) iman
kepada-Nya. Sebagaimana firman Allah Subnahahu wa Ta’ala,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا خُذُوا حِذْرَكُمْ
“Hai orang-orang yang beriman, bersiapsiagalah kamu.” (QS. an-Nisaa’:71).
Dan firman-Nya,
وَأَعِدُّوا لَهُمْ مَا اسْتَطَعْتُمْ مِنْ قُوَّةٍ وَمِنْ رِبَاطِ الْخَيْلِ
“Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu
sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang.” (QS.
al-Anfaal: 60).
Juga firman-Nya,
فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا
مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
“Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka
bumi (untuk mencari rezeki dan usaha yang halal) dan carilah karunia
Allah, dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.” (QS.
al-Jumu’ah: 10) [10].
Makna inilah yang diisyaratkan dalam ucapan Sahl bin Abdullah
at-Tustari[11], “Barangsiapa yang mencela tawakal, maka berarti dia
telah mencela (konsekuensi) iman, dan barangsiapa yang mencela usaha
untuk mencari rezeki, maka berarti dia telah mencela sunnah Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam.”[12]
Tawakal yang Termasuk Syirik dan yang Diperbolehkan
Dalam hal ini juga perlu diingatkan bahwa tawakal adalah salah satu
ibadah agung yang hanya boleh diperuntukkan bagi Allah Subhanahu wa
Ta’ala semata, dan mamalingkannya kepada selain Allah Subhanahu wa
Ta’ala adalah termasuk perbuatan syirik.
Oleh karena itu, dalam melakukan usaha hendaknya seorang muslim tidak
tergantung dan bersandar hatinya kepada usaha/sebab tersebut, karena
yang dapat memberikan manfaat, termasuk mendatangkan rezeki, dan menolak
bahaya adalah Allah Subhanahu wa Ta’ala semata, bukan usaha/sebab yang
dilakukan manusia, bagaimanapun tekun dan sunguh-sungguhnya dia
melakukan usaha tersebut. Maka, usaha yang dilakukan manusia tidak akan
mendatangkan hasil kecuali dengan izin Allah Subhanahu wa Ta’ala.[13]
Dalam hal ini para ulama menjelaskan, bahwa termasuk perbuatan syirik
besar (syirik yang dapat menyebabkan pelakuknya keluar dari Islam)
adalah jika seorang bertawakal (bersandar dan bergantung hatinya) kepada
selain Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam suatu perkara yang tidak mampu
dilakukan kecuali olah Allah Subhanahu wa Ta’ala semata.
Adapun jika seorang adalah jika seorang bertawakal (bersandar dan
bergantung hatinya) kepada makhluk dalam suatu perkara yang mampu
dilakukan oleh makhluk tersebut, seperti memberi atau mencegah gangguan,
pengobatan dan sebagainya, maka ini termasuk syirik kecil (tidak
menyebabkan pelakunya keluar dari Islam, tapi merupakan dosa yang sangat
besar), karena kuatnya ketergantungan hati pelakunya kepada selain
Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan juga karena perbuatan ini merupakan
pengantar kepada syirik besar, na’uudzu bilahi min dzalik.
Sedangkan jika seorang melakukan usaha/sebab tanpa hatinya tergantung
kepada sebab tersebut serta dia meyakini bahwa itu hanyalah sebab
semata, dan Allah-lah yang menakdirkan dan menentukan hasilnya, maka
inilah yang diperbolehkan bahkan dianjurkan dalam Islam.[14]
Penutup
Tawakal yang sebenarnya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala akan
menumbuhkan dalam hati seorang mukmin perasaan ridha kepada segala
ketentuan dan takdir Allah, yang ini merupakan ciri utama orang yang
telah merasakan kemanisan dan kesempurnaan iman, sebagaimana sabda
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Akan merasakan
kelezatan/kemanisan iman, orang yang ridha dengan Allah Subhanahu wa
Ta’ala sebagai Rabb-nya dan islam sebagai agamanya serta (nabi) Muhammad
shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai rasulnya.”[15]
Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memudahkan kita semua untuk mencapai
kedudukan yang agung ini dan semoga Dia senantiasa melimpahkan
taufik-Nya kepada kita semua untuk memiliki sifat-sifat mulia dan
terpuji dalam agama-Nya.
وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين
Kota Kendari, 19 Rabi’ul Tsani 1431 H
Penulis: Ustadz Abdullah bin Taslim al-Buthoni, M.A
Artikel www.manisnyaiman.com
Bismillah … Alhamdulillah, shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.
Fenomena tukar cincin sudah biasa kita saksikan di saat-saat
pernikahan, saat tunangan atau lamaran. Namun sebagian besar yang
melakukan ceremonial tersebut tidak mengetahui bagaiamana Islam
menghukumi hal ini. Barangkali pula mereka tidak mengetahui apa hukum
mengenakan emas bagi pria. Bahkan ada ulama yang menyatakan bahwa tukar
cincin bisa mengandung keyakinan syirik. Agar menghilangkan penasaran
Anda, simak dalam tulisan berikut ini.
Dengarkan Sabda Nabimu shallallahu ‘alaihi wa sallam
Hai ikhwah … ketahuilah bahwa emas berupa gelang, cincin dan galung haram bagi seorang pria. Lantas siapa yang melarang?
Tentu saja kita mengatakan haram bukan hanya asal-asalan. Namun tentu
ada dalilnya. Dan kita diperintahkan untuk taat pada Rasul shallallahu
‘alaihi wa sallam jika lisan beliau melarang sesuatu. Dalilnya adalah
hadits berikut ini,
عَنْ أَبِي مُوسَى أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ قَالَ أُحِلَّ الذَّهَبُ وَالْحَرِيرُ لِإِنَاثِ أُمَّتِي
وَحُرِّمَ عَلَى ذُكُورِهَا
“Dari Abu Musa, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
‘Emas dan sutra dihalalkan bagi para wanita dari ummatku, namun
diharamkan bagi para pria’.” (HR. An Nasai no. 5148 dan Ahmad 4/392.
Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih). Ini dalil umum
mengenai larangan perhiasan emas bagi pria.
Sedangkan mengenai larangan secara khusus mengenai cincin emas
sendiri terjadi ijma’ (kesepakatan) para ulama dalam hal ini akan
haramnya. Hal ini berdasarkan hadits riwayat Al Bukhari dan selainnya,
نَهَى عَنْ خَاتَمِ الذَّهَبِ
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang cincin emas (bagi
laki-laki)”. (HR. Bukhari no. 5863 dan Muslim no. 2089). Sudah dimaklumi
bahwa asal larangan adalah haram.
Selain itu, Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam pernah bertemu
seorang lelaki yang memakai cincin emas di tangannya. Beliau mencabut
cincin tersebut lalu melemparnya, kemudian bersabda,
« يَعْمِدُ أَحَدُكُمْ إِلَى جَمْرَةٍ مِنْ نَارٍ فَيَجْعَلُهَا فِى يَدِهِ »
“Seseorang dari kalian telah sengaja mengambil bara api neraka
dengan meletakkan (cincin emas semacam itu) di tangannya.” Lalu ada yang
mengatakan lelaki tadi setelah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
pergi, “Ambillah dan manfaatkanlah cincin tersebut.” Ia berkata,
“Tidak, demi Allah. Saya tidak akan mengambil cincin itu lagi selamanya
karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah membuangnya.” (HR.
Muslim no. 2090, dari hadits ‘Abdullah bin ‘Abbas).
Imam Nawawi rahimahullah ketika menjelaskan hadits ini berkata,
“Seandainya si pemilik emas tadi mengambil emas itu lagi, tidaklah haram
baginya. Ia boleh memanfaatkannya untuk dijual dan tindakan yang lain.
Akan tetapi, ia bersikap waro’ (hati-hati) untuk mengambilnya, padahal
ia bisa saja menyedekahkan emas tadi kepada yang membutuhkan karena Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah melarang seluruh pemanfaatan
emas. Yang beliau larang adalah emas tersebut dikenakan. Namun untuk
pemanfaatan lainnya, dibolehkan.” (Syarh Shahih Muslim, 14: 56)
Imam Nawawi rahimahullah berkata dalam Syarh Shahih Muslim (14: 32),
“Emas itu haram bagi laki-laki berdasarkan ijma’ (kesepakatan) para
ulama.” Dalam kitab yang sama (14: 65), Imam Nawawi juga berkata, “Para
ulama kaum muslimin sepakat bahwa cincin emas halal bagi wanita.
Sebaliknya mereka juga sepakat bahwa cincin emas haram bagi pria.”
Bagaimana cincin emas bagi wanita? Sudah dijelaskan dalam dalil di
atas akan kebolehannya bagi wanita. Dalam Al Majmu’, Imam Nawawi
rahimahullah berkata, “Dibolehkan bagi para wanita yang telah menikah
dan selainnya untuk mengenakan cincin perak sebagaimana dibolehkan
cincin emas bagi mereka. Hal ini termasuk perkara yang disepakati oleh
para ulama dan tidak ada khilaf di dalamnya.” (Al Majmu’, 4: 464)
Apa hukum pria gunakan logam mulia lain selain emas? Perlu diketahui
bahwa menggunakan perak tidaklah masalah bagi pria, bahkan hal ini
disepakati (menjadi ijma’) para ulama (Lihat Al Mawsu’ah Al Fiqhiyyah,
32: 164). Yang jadi rujukan mereka adalah hadits dari Anas bin Malik
radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,
كَتَبَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – كِتَابًا – أَوْ أَرَادَ أَنْ
يَكْتُبَ – فَقِيلَ لَهُ إِنَّهُمْ لاَ يَقْرَءُونَ كِتَابًا إِلاَّ
مَخْتُومًا . فَاتَّخَذَ خَاتَمًا مِنْ فِضَّةٍ نَقْشُهُ مُحَمَّدٌ رَسُولُ
اللَّهِ . كَأَنِّى أَنْظُرُ إِلَى بَيَاضِهِ فِى يَدِهِ
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menulis atau ingin
menulis. Ada yang mengatakan padanya, mereka tidak membaca kitab kecuali
dicap. Kemudian beliau mengambil cincin dari perak yang terukir nama
‘Muhammad Rasulullah’. Seakan-akan saya melihat putihnya tangan beliau.”
(HR. Bukhari no. 65 dan Muslim no. 2092). Dalam Al Muntaqa Syarh
Muwatha’ (2: 90), disebutkan bahwa perak bagi pria dibolehkan dalam tiga
penggunaan, yaitu pedang, cincin dan mushaf.
Sedangkan untuk logam lainnya, tidaklah masalah bagi pria. Syaikh Dr.
Shalih Al Fauzan –guru kami- berkata, “Lelaki diharamkan memakai cincin
emas. Sedangkan cincin perak, atau logam semacamnya, walaupun sama-sama
logam mulia, hukumnya boleh memakainya karena yang diharamkan adalah
emas. Dan tidak boleh pula memakai cincin dari campuran emas, tidak
boleh memakai kacamata, pena, jam tangan yang ada campuran emas-nya.
Intinya, lelaki tidak diperbolehkan berhias dengan emas secara mutlak.”
(Muntaqa Fatawa Al Fauzan, jilid 5 fatwa no. 450)
Pandangan Ulama Mengenai Hukum Tukar Cincin
Jika tukar cincin dengan emas, maka masalahnya adalah cincin emas
haram bagi pria, tidak bagi wanita. Jika ada yang bertukar cincin dengan
logam selain emas (walau jarang ditemukan), apa tidak masalah?
Jawabannya, tetap bermasalah dan dikritik oleh para ulama.
Syaikh Sholeh Al Munajjid hafizhohullah dalam website Al Islam Sual
wal Jawab berkata, “Cincin kawin bukanlah tradisi kaum muslimin. Jika
diyakini cincin kawin tersebut punya sebab yang dapat mengikat ikatan
cinta antara suami istri, dan jika cincin tersebut dilepas dapat
mengganggu hubungan keduanya, maka hal ini bisa dinyatakan SYIRIK dan
masuk dalam keyakinan jahiliyah. Ditambah lagi bahwa emas itu haram bagi
pria, maka cincin kawin tidaklah diperbolehkan sama sekali. Kami dapat
rinci alasannya:
Karena cincin kawin tidak ada kebaikan sama sekali dan hanya
merupakan tradisi yang diimpor oleh kaum muslimin dari orang kafir.
Jika yang mengenakan cincin kawin tersebut menganggap bahwa cincin
itu bisa berpengaruh dalam langgengnya pernikahan, maka hal ini bisa
masuk dalam kesyirikan (karena menyandarkan sebab pada sesuatu yang
bukan sebab sama sekali, pen). Laa hawla quwwat illa billah, tidak ada
daya dan upaya untuk berlindung dari kesyirikan kecuali dengan
pertolongan Allah. Demikian faedah yang kami peroleh dari fatwa Syaikh
Shalih Al Fauzan.” (Fatwa Al Islam Sual wal Jawab no. 21441)
Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin rahimahullah ditanya mengenai
hukum cincin pernikahan. Beliau rahimahullah menjawab, “Cincin nikah
yang biasa digunakan adalah emas. Padahal emas sama sekali tidak punya
pengaruh bagi yang mengenakannya. Sebagian orang yang mengenai cincin
pernikahan ini terkadang membuat ukiran di emas tersebut dan diserahkan
pada istrinya. Begitu pula si istri diukir namanya di cincin dan akan
diberi pada suaminya. Keyakinan mereka adalah bahwa tukar cincin semacam
ini akan lebih merekat ikatan cinta di antara pasutri. Dalam kondisi
seperti ini, cincin pernikahan bisa jadi haram karena cincin menjadi
sandaran hati padahal tidak disetujui secara syar’i maupun terbukti dari
segi keilmiahan. Begitu pula tidak boleh menggunakan cincin nikah yang
dikenakan oleh pasangan yang baru dilamar. Karena jika belum ada akad
nikah, si wanita belumlah menjadi istri dan belumlah halal. Wanita
tersebut bisa halal bagi si pria jika benar-benar telah terjadi akad.”
(Al Fatawa Al Jami’ah lil Mar-ah Al Muslimah, 3: 914-915)
Sifat Seorang Muslim: Mendengar dan Patuh, Sami’na wa Atha’na
Allah Ta’ala berfirman,
إِنَّمَا كَانَ قَوْلَ الْمُؤْمِنِينَ إِذَا دُعُوا إِلَى اللَّهِ
وَرَسُولِهِ لِيَحْكُمَ بَيْنَهُمْ أَنْ يَقُولُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا
وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
“Sesungguhnya jawaban oran-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada
Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka
ialah ucapan. “Kami mendengar, dan kami patuh”. Dan mereka itulah
orang-orang yang beruntung.” (QS. An Nuur: 51). Inilah sifat orang
muslim dan beriman. Bukan hanya firman Allah yang ia ikuti, namun juga
kata Rasulnya shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Perhatikan dan renungkan pula ayat-ayat berikut ini.
قُلْ أَطِيعُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ فَإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْكَافِرِينَ
“Katakanlah: “Ta’atilah Allah dan Rasul-Nya; jika kamu berpaling,
maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir.” (QS. Ali
Imron: 32). Ayat ini menunjukkan dengan jelas kita harus menaati Rasul.
فَلْيَحْذَرِ الَّذِينَ يُخَالِفُونَ عَنْ أَمْرِهِ أَنْ تُصِيبَهُمْ فِتْنَةٌ أَوْ يُصِيبَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
“Maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah-Nya takut akan
ditimpa cobaan atau ditimpa azab yang pedih.” (QS. An Nur: 63). Ayat ini
menunjukkan bahwa siapa saja yang menyelisihi perintah Rasul akan
mendapat ancaman. Hal ini menunjukkan bahwa perintah beliau pun harus
tetap diikuti.
Renungkan pula sabda Nabimu shallallahu ‘alaihi wa sallam,
أَلاَ إِنِّى أُوتِيتُ الْكِتَابَ وَمِثْلَهُ مَعَهُ أَلاَ يُوشِكُ
رَجُلٌ شَبْعَانُ عَلَى أَرِيكَتِهِ يَقُولُ عَلَيْكُمْ بِهَذَا الْقُرْآنِ
فَمَا وَجَدْتُمْ فِيهِ مِنْ حَلاَلٍ فَأَحِلُّوهُ وَمَا وَجَدْتُمْ فِيهِ
مِنْ حَرَامٍ فَحَرِّمُوهُ أَلاَ لاَ يَحِلُّ لَكُمْ لَحْمُ الْحِمَارِ
الأَهْلِىِّ وَلاَ كُلُّ ذِى نَابٍ مِنَ السَّبُعِ وَلاَ لُقَطَةُ
مُعَاهِدٍ إِلاَّ أَنْ يَسْتَغْنِىَ عَنْهَا صَاحِبُهَا وَمَنْ نَزَلَ
بِقَوْمٍ فَعَلَيْهِمْ أَنْ يَقْرُوهُ فَإِنْ لَمْ يَقْرُوهُ فَلَهُ أَنْ
يُعْقِبَهُمْ بِمِثْلِ قِرَاهُ
“Ketahuilah, sesungguhnya aku diberi Al -Qur’an dan yang semisal
bersamanya (As Sunnah). Lalu ada seorang laki-laki yang dalam keadaan
kekenyangan duduk di atas kursinya berkata, “Hendaklah kalian berpegang
teguh dengan Al-Qur’an! Apa yang kalian dapatkan dalam Al-Qur’an dari
perkara halal maka halalkanlah. Dan apa yang kalian dapatkan dalam
Al-Qur’an dari perkara haram maka haramkanlah. Ketahuilah! Tidak
dihalalkan bagi kalian daging keledai jinak, daging binatang buas yang
bertaring dan barang temuan milik orang kafir mu’ahid (kafir dalam janji
perlindungan penguasa Islam, dan barang temuan milik muslim lebih
utama) kecuali pemiliknya tidak membutuhkannya. Dan barangsiapa singgah
pada suatu kaum hendaklah mereka menyediakan tempat, jika tidak
memberikan tempat hendaklah memberikan perlakukan sesuai dengan sikap
jamuan mereka.” (HR. Abu Daud no. 4604. Syaikh Al Albani mengatakan
bahwa hadits ini shahih).
Perhatikan baik-baik kalimat yang kami garis bawahi dalam hadits di
atas. Seakan-akan apa yang dulu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
sampaikan benar-benar terjadi saat ini. Ternyata saat ini sebagian umat
Islam hanya mau mengambil apa yang telah disebutkan dalam Al Qur’an
saja. Sehingga karena anjing tidak disebut dalam Al Qur’an kalau itu
haram, maka mereka pun tidak mengharamkannya. Begitu pula emas, jika
tidak ditemukan pelarangannya dalam Al Qur’an, ia pun tidak mau
mengharamkannya. Sungguh inilah bukti nubuwah Nabi Muhammad shallallahu
‘alaihi wa sallam.
Ibnu ‘Abdil Barr rahimahullah mengatakan, “Allah Ta’ala telah
memerintahkan kita untuk menataati Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa
sallam dan diperintahkan untuk mengikuti petunjuk beliau secara mutlak
dan dalam perintah tersebut tidak dikaitkan dengan syarat apa pun. Oleh
karena itu mengikuti beliau sama halnya dengan mengikuti Al Qur’an.
Sehingga tidak boleh dikatakan, kita mau mengikuti Nabi shallallahu
‘alaihi wa sallam asalkan bersesuaian dengan Al Qur’an. Sungguh
perkataan semacam ini adalah perkataan orang yang menyimpang.” (Jaami’
Bayanil ‘Ilmi wa Fadhlih, 2: 190-191; dinukil dari Ma’alim Ushul Fiqh,
hal. 126). Jadi sungguh aneh jika ada yang masih ngotot membela
perhiasan emas itu halal bagi pria dikarenakan dalam Al Qur’an tidak
disebutkan larangannya.
Penjelasan di atas berarti jika Rasul kita –shallallahu ‘alaihi wa
sallam- melarang pria berhias dengan emas, kita pun harus mendengar dan
taat artinya kita menjauhi dan meninggalkannya. Karena ingatlah,
وَإِنْ تُطِيعُوهُ تَهْتَدُوا
“Dan jika kamu taat kepadanya, niscaya kamu mendapat petunjuk.” (QS.
An Nuur: 54). Artinya, jika mentaati Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa
sallam, kita akan mendapat petunjuk kepada shirathal mustaqim, yakni
jalan yang lurus.
Demikian tulisan sederhana yang kami sajikan. Moga menambah hasanah
ilmiah para pembaca. Begitu pula kami memohon pada Allah semoga ilmu ini
menjadi ilmu yang bermafaat bagi kita semua dan bisa diamalkan. Dan
lebih baik disebar dan dishare kepada kaum muslimin lainnya apalagi yang
belum mengetahui akan hukum masalah ini.
Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi
sempurna. Hanya Allah yang memberi petunjuk, kita selaku manusia tidak
bisa memberikan petunjuk hidayah kepada orang yang kita cintai
sekalipun. Innaka laa tahdii man ahbabta. Tugas kita hanyalah memberi
nasehat dan wejangan, hidayah di tangan Allah.
@ Sabic Lab, KSU, Riyadh KSA, 8 Muharram 1433 H
—
Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal
Artikel www.muslim.or.id
Derita Bisa Jadi Nikmat
Ibnu Taimiyah rahimahullah mengatakan, “Di antara sempurnanya nikmat
Allah pada para hamba-Nya yang beriman, Dia menurunkan pada mereka
kesulitan dan derita. Disebabkan derita ini mereka pun mentauhidkan-Nya
(hanya berharap kemudahan pada Allah, pen). Mereka pun banyak berdo’a
kepada-Nya dengan berbuat ikhlas. Mereka pun tidak berharap kecuali
kepada-Nya. Di kala sulit tersebut, hati mereka pun selalu bergantung
pada-Nya, tidak beralih pada selain-Nya. Akhirnya mereka bertawakkal dan
kembali pada-Nya dan merasakan manisnya iman. Mereka pun merasakan
begitu nikmatnya iman dan merasa berharganya terlepas dari syirik
(karena mereka tidak memohon pada selain Allah). Inilah sebesar-besarnya
nikmat atas mereka. Nikmat ini terasa lebih luar biasa dibandingkan
dengan nikmat hilangnya sakit, hilangnya rasa takut, hilangnya
kekeringan yang menimpa, atau karena datangnya kemudahan atau hilangnya
kesulitan dalam kehidupan. Karena nikmat badan dan nikmat dunia lainnya
bisa didapati orang kafir dan bisa pula didapati oleh orang mukmin.
(Majmu’ Al Fatawa, Ibnu Taimiyah, Darul Wafa’, 10/333)
***
Begitu sejuk mendengar kata indah dari Ibnu Taimiyah ini. Akibat
derita, akibat musibah, akibat kesulitan, kita pun merasa dekat dengan
Allah dan ingin kembali pada-Nya. Jadi tidak selamanya derita adalah
derita. Derita itu bisa jadi nikmat sebagaimana yang beliau jelaskan.
Derita bisa bertambah derita jika seseorang malah mengeluh dan jadikan
makhluk sebagai tempat mengeluh derita. Hanya kepada Allah seharusnya
kita berharap kemudahan dan lepas dari berbagai kesulitan.
Nikmat ketika kita kembali kepada Allah dan bertawakkal pada-Nya
serta banyak memohon pada-Nya, ini terasa lebih nikmat dari hilangnya
derita dunia yang ada. Karena kembali pada Allah dan tawakkal pada-Nya
hanyalah nikmat yang dimiliki insan yang beriman dan tidak didapati para
orang yang kafir. Sedangkan nikmat hilangnya sakit dan derita lainnya,
itu bisa kita dapati pada orang kafir dan orang beriman.
Ingatlah baik-baik nasehat indah ini. Semoga kita bisa terus bersabar
dan bersabar. Sabar itu tidak ada batasnya. Karena Allah Ta’ala
janjikan,
إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ
“Sesungguhnya orang-orang yang bersabar, ganjaran bagi mereka adalah
tanpa hisab (tak terhingga).” (QS. Az Zumar: 10). Al Auza’i mengatakan
bahwa ganjarannya tidak bisa ditakar dan ditimbang. Ibnu Juraij
mengatakan bahwa pahala bagi orang yang bersabar tidak bisa dihitung
sama sekali, akan tetapi ia akan diberi tambahan dari itu. Maksudnya,
pahala mereka tak terhingga. Sedangkan As Sudi mengatakan bahwa balasan
bagi orang yang bersabar adalah surga.[1]
Semoga yang singkat ini bermanfaat. Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat.
16 Dzulqo’dah 1431 H (24/10/2010), KSU, Riyadh, KSA
Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal
Artikel www.muslim.or.id